Paslon Wali Kota Semarang Kompak Berjanji Taat Pajak

deklarasi pajak

METROSEMARANG.COM – Para Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilwakot Semarang dipertemukan dalam acara ‘Deklarasi Semarang Patuh Pajak bersama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota’. Acara itu digelar di aula Lantai 7 Gedung Keuangan Negara II Jalan Imam Bonjol 1D, Kamis (19/11).

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng II Dasto Ledyanto mengatakan kegiatan deklarasi itu diinisiasi kantor pajak untuk melihat komitmen calon Wali Kota sebagai calon pemimpin. “Dengan komitmen yang dibangun calon pemimpin Kota Semarang, maka diharapkan akan muncul kepatuhan lebih pada masyarakat nantinya,” harapnya.

Perwakilan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Sekda Adi Tri Hananto juga berharap Deklarasi ‘Semarang Patuh Pajak’ ini benar-benar bisa dilaksanakan agar kepala daerah terus berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak daerah.

Sesuai nomor urut, Soemarmo Hadi Saputro menjadi calon wali kota pertama yang maju menyatakan komitmennya. Sebagai calon Wali Kota, dia menyatakan mempunyai komitmen sebagai pimpinan daerah ke depan untuk patuh pajak. “Sudah selayaknya mendukung sepenuhnya pendapatan pajak pusat maupun daerah,” kata dia.

Giliran paslon nomor urut 2 Hendrar Prihadi alias Hendi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu  menyatakan komitmen, terpilih atau tidak, mereka akan tetap patuh pajak. “Kalau patuh saat jadi wali kota itu keliru. Dalam setiap kegiatan, kami akan sosialisasikan bahwa masyarakat harus taat pajak,” kata Hendi.

Sementara itu, Ita mengatakan bahwa kaum perempuan tidak hanya sebagai ‘kanca wingking’ tapi juga bisa menjadi agen untuk mensosialisasikan kepada masyarakat umum agar taat pajak.

Paslon terakhir, Sigit Ibnugroho Sarasprono bersama Agus Sutyoso (Sibagus) berharap acara deklarasi itu tidak hanya seremoni dan retorika semata tapi diwujudkan dalam kinerja Pemkot Semarang ke depannya. “Kami, Sibagus, sebagai paslon telah memenuhi program yakni dengan penghitungan kembali SPT, 2011 hingga 2014. Semua harta dan utang bisa dicek kantor pajak Candisari,” papar Sigit. (ade)

You might also like

Comments are closed.