Pasrah akan Direlokasi, Pedagang Buku Stadion Diponegoro Siap-siap Boyongan

METROSEMARANG.COM – Para pedagang buku bekas, baru, dan buku umum di sekitar Stadion Diponegro siap pindah jika stadion akan ditawarkan ke investor untuk dikembangkan. Mereka sudah mulai melakukan survei sejumlah tempat yang memungkinkan untuk dijadikan relokasi.

Pedagang buku di Stadion Diponegoro pasrah jika harus direlokasi. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Salah satu pedagang, Koko (50) mengaku sudah mendengar pemiliknya Kodam IV/Diponegoro telah menawarkan Stadion Diponegoro kepada investor. Hal itu sempat membuat para pedagang resah, jika sewaktu-waktu diminta untuk segera pindah ke tempat lain.

‘’Tapi kali ini kami sudah siap, karena kebetulan beberapa hari lalu Pemkot Semarang melalui Dinas Perdagangan menawarkan tiga pasar untuk para pedagang buku Stadion Diponegoro,’’ kata Koko, Minggu (7/5).

Menurutnya, tiga pasar yang ditawarkan oleh Dinas Perdagangan untuk relokasi yaitu Pasar Peterongan, Pasar Sampangan, dan Pasar Bulu. Tapi para pedagang belum menentukan, karena masih melakukan survei mana yang paling layak dari ketiga pasar tersebut.

‘’Kalau di Pasar Peterongan lapaknya agak kecil, di Pasar Bulu sebagian sudah ditempati pedagang buku dari Johar, sedangkan Pasar Sampangan masih disurvei,’’ katanya.

Dia berharap nantinya seluruh pedagang kompak menentukan pasar mana yang jadi tempat relokasi. Sebab jika pedagang buku bekas, baru, dan buku umum berpencar malah justru bisa menimbulkan masalah persaingan. Tapi bila mengumpul di satu tempat maka bisa saling melengkapi.

‘’Bila di satu kios pedagang tidak ada buku yang dicari pelanggan maka bisa pindah ke lain kios di sekitar toko buku tersebut,’’ ujarnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.