PDAM Diminta Cepat Merespons Keluhan Pelanggan

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui track record PDAM Tirta Moedal dalam 4 tahun terakhir mengalami perbaikan yang signifikan. Namun di usianya yang sudah 106 tahun, perusahaan air bersih ini diminta lebih cepat dalam merespon keluhan dan laporan dari masyarakat.

Perayaan HUT ke-106 PDAM Tirta Moedal Semarang, Minggu (15/10). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

‘’Jadi saya minta keseriusan keluarga besar PDAM untuk melayani masyarakat lebih baik lagi, jangan biarkan keluhan-keluhan terlalu lama. Kalau ada persoalan air yang tidak mengalir segera cari sebabnya, kalau ada pipa bocor segera diganti, kalau pasokan air kurang segera cari solusinya,’’ kata Wali Kota Semarang saat acara HUT PDAM Tirta Moedal Kota Semarang ke-106 di Sampangan, Minggu (15/10).

Ditegaskan, di usianya yang sudah seabad lebih ini PDAM diharapkan terus mampu malayani kebutuhan air bersih untuk masyarakat Semarang. Meskipun dalam 4 tahun terakhir capaiannya telah positif, antara lain sudah berkurang kebocoran-kebocoran dan jumlah pelanggan meningkat.

‘’Seiring dengan usianya, PDAM pastinya harus semakin bisa menjawab tantangan dan hambatan dalam melayani dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Saat ini pertumbuhannya naik,” kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Etty Laksmiwati meyakinkan, pihaknya akan terus berkomitmen melakukan percepatan menangani komplain dari masyarakat terkait pelayanan. Diakui sebagai perusahaan daerah yang melayani masyarakat pastinya tidak lepas dari komplain.

‘’Untuk lebih dekat kepada pelanggan, kami sudah menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan lain-lain. Dan saat ini kita juga menggunakan aplikasi Tirta Moedal untuk menambah percepatan,’’ katanya.

Selain dapat menyampaikan pengaduan atau keluhan, melalui media tersebut pelanggan juga bisa mendapatkan informasi-informasi lain seperti informasi tagihan. (duh)

You might also like

Comments are closed.