Pedagang Dargo Yakin Beras Plastik Belum Masuk Semarang

Rumor beredarnya beras plastik ditanggapi dingin para pedagang di Pasar Dargo. Mereka yakin, beras yang dijual adalah murni hasil petani. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Rumor beredarnya beras plastik ditanggapi dingin para pedagang di Pasar Dargo. Mereka yakin, beras yang dijual adalah murni hasil petani. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Sejumlah pedagang beras di kawasan Pasar Dargo tak begitu menghiraukan maraknya kabar peredaran beras sintetis belakangan ini. Mereka berkeyakinan bahwa beras yang didapat selama ini adalah murni dari hasil tani.

Salah satunya Eli (41) pemilik Toko Beras Surya Dargo Plaza Blok C-48. Ia mengatakan, semua beras miliknya didapat dari pemasok langganan yang sudah dipercaya murni hasil tani.

“Semua pemasok beras di toko saya sudah bertahun-tahun, seperti dari Delanggu Klaten, Solo, Kendal, Demak, dan Purwodadi. Selama ini saya gak pernah mendapati beras palsu, karena beras mereka benar-benar hasil tani,” katanya kepada metrosemarang.com, Kamis (21/5).

Sementara ini, ia mengaku belum ada keluhan dari pembeli terkait beras sintetis. Menurut dia, maraknya peredaran beras plastik saat ini tidak mempengaruhi pendapatannya. “Belum ada keluhan dari pembeli, berarti masih aman. Kalau nanti ada keluhan, baru akan ada tindakan,” tambahnya.

Hal sama diungkap pula oleh Budi S pemilik toko beras di Blok B 7 Pasar Dargo. Dikatakan, beras pasokannya lebih sering didapat dari langganan yang berasal dari Klaten. “Pedagang beras Pasar Dargo akan melapor pada Dinas Perdagangan bila ada beras plastik yang masuk. Sementara ini gak ada keluhan dari pembeli, berarti beras itu (sintetis-red) belum masuk di Semarang,” ungkapnya. (ans)

You might also like

Comments are closed.