Pedagang Johar Mulai Lakukan Pandataan

Para pedagang Pasar Johar mulai melakukan pendataan mandiri. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Para pedagang Pasar Johar mulai melakukan pendataan mandiri. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Tiga hari setelah kebakaran Kompleks Pasar Johar, para pedagang setempat berinisiatif melakukan pendataan sesuai dengan kelompok mereka. Pendataan yang dilakukan di Jalan Agus Salim tepat di depan Johar Trade Mall itu untuk mempermudah Dinas Pasar saat pembagian lapak di tempat relokasi sementara.

Salah seorang pedagang yang juga koordinator pendataan, Ana Rustiana (42) mengatakan dirinya melakukan pendataan dengan mewajibkan pedagang membawa kartu keluarga, Surat Izin Dasaran Kios/Lapak, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Data ini dikumpulkan, saya tulis beserta nomor handphone-nya. Di kelompok saya masih ada 19 pedagang sekarang. Data dikumpulkan dan diberikan ke Dinas Pasar untuk nantinya dirapatkan,” kata Ana Selasa (12/5).

Ironisnya, pendataan tersebut dilakukan meski pedagang belum tahu ke mana akan direlokasi. Kendati demikian, menurut  informasi yang beredar, rencananya relokasi sementara ada di tempat parkir Kanjengan, Pasar Rejomulyo, dan Lantai 3 Pasar Bulu. “Tempatnya di mana belum tahu. Karena mau dirapatkan lagi,” imbuh ana.

Sementara, hingga saat ini para pedagang yang memiliki lapak di depan Pasar Johar atau di pinggir Jalan Agus Salim berusaha mempertahankan posisi lapaknya karena khawatir ditempati pedagang pasar Johar yang mencari tempat bedagang. Mereka terlihat menandai tempat yang dipilih dengan memberi nama menggunakan cat semprot.

“Dari dulu sudah ada lapaknya, pedagang kami punya lapak sendiri. Setidaknya ada 75 lapak. Kami tidak minta bagian tempat (relokasi). Kami mempertahankan,” kata Koordinator Persatuan Pedagang Jasa, Sugianto. (yas)

You might also like

Comments are closed.