Pedagang Johar Siapkan Lapak di Arteri Soekarno Hatta

Pedagang Pasar Johar mulai menyiapkan lapak di pinggir Jalan Arteri Soekarno-Hatta sebagai tempat jualan sementara, Selasa (12/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Pedagang Pasar Johar mulai menyiapkan lapak di pinggir Jalan Arteri Soekarno-Hatta sebagai tempat jualan sementara, Selasa (12/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Pedagang Pasar Johar dari warga Pandansari RW 8 Kelurahan Sambirejo, Gayamsari mulai menyiapkan lapak di pinggir Jalan Arteri Soekarno Hatta, Selasa (12/5). Mereka ingin secepatnya berjualan, setelah selama tiga hari tidak beraktivitas pascaterbakarnya pasar pada Sabtu (9/5) malam.

Ketua RW 8 Pandansari, Karnadi mengatakan, sekitar 50 lebih warga Pandansari tepatnya di RW 8 merupakan pedagang dari Pasar Johar. Melalui kesepakatan bersama, mereka akan berjualan di pinggir Jalan Arteri Soekarno Hatta sampai Pemerintah Kota Semarang menetapkan lokasi sementara bagi pedagang korban kebakaran Pasar Johar.

“Ini sedang proses pembuatan penyangga dulu, karena rencana kita bakal buka lapak di atas selokan. Mau gak mau harus kaya gini, karena kita butuh penghasilan rutin setiap hari,” terangnya kepada metrosemarang.com.

Ia menambahkan, sekarang ini untuk mulai berjualan masih belum bisa ditetapkan, karena harus menunggu pembuatan penyangga dan tenda selesai. Lokasi Jalan Arteri Soekarno Hatta, menurut dia, selain dekat dengan kampung, juga dekat dengan lapangan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang rencananya bakal dijadikan pasar sementara bagi pedagang Johar.

“Tempat ini hanya sementara. Kalau nanti dari pemkot meminta kami untuk gabung dengan pedagang lain ya gak apa-apa. Ini juga masih proses rapat terus dengan pihak pemkot, dan belum ada keputusan yang pasti,” tambahnya. (ans)

You might also like

Comments are closed.