Pedagang Mengais Kentang Gosong di Antara Puing Kebakaran Pasar Johar

Sejumlah pedagang terlihat memilah kentang di antara puing-puing sisa kebakaran Pasar Johar, Senin (11/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Sejumlah pedagang terlihat memilah kentang di antara puing-puing sisa kebakaran Pasar Johar, Senin (11/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Sejumlah pedagang Pasar Johar Semarang mengais-ngais barang yang mungkin masih bisa diselamatkan. Tidak hanya benda seperti uang receh dan besi, mereka juga terlihat memilah kentang yang sudah terbakar.

Ketika memasuki kawasan Pasar Johar bersama Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel pada Senin (11/5) pagi tadi, tercium aroma bumbu-bumbu dapur yang terbakar, seperti bawang, jahe dan lain-lain.

Sejumlah wanita terlihat memilah tumpukan kentang di salah satu sudut pasar. “Yang masih bagus bisa dijual lagi, tapi kalau tidak laku ya dipakai sendiri,” tutur salah seorang pedagang.

Gubernur Ganjar Pranowo pun langsung bisa mengenali aroma yang tercium dari bumbu dapur yang terbakar. “Ini baunya bawang,” kata dia sambil mengamati keadaan sekitar.

Saat memasuki wilayah tersebut, beberapa pedagang sudah mulai membuka lapak ditengah abu yang masih beterbangan. Sebenarnya itu tidak dibenarkan Wali Kota Hendrar Prihadi.

Dalam konfrensi pers di kantornya siang tadi, wali kota akan segera merelokasi sementara di tiga tempat milik pemerintah, yaitu Pasar Bulu, Pasar Higienis Rejomulyo dan Gedung Parkir Kanjengan. Pemkot menargetkan Pasar Johar bisa kembali ditempati pada tiga hari menjelang puasa. (ade)

 

You might also like

Comments are closed.