Pelari Jarak Jauh Lebih Tangguh di Ranjang, Ini Alasannya

Ilustrasi
Ilustrasi

KEHIDUPAN seks yang hebat ternyata bisa diukur dari seberapa jauh kemampuan kita berlari. Seseorang dengan kemampuan dan ketahanan dalam berlari, memiliki libido yang lebih tinggi dan kehidupan seks yang lebih baik. Itulah hasil studi baru yang dipublikasikan Plos One.

Untuk penelitian ini, peneliti dari University of Cambridge’s Division of Biological Anthropology, mengambil sample para pelari di ajang lomba lari jarak menengah di Nottingham Inggris. Mereka mengambil foto jari tangan 542 pelari pria dan wanita saat memasuki garis finish.

Mengapa harus jari tangan? Ya, jari tangan bisa menjadi cara paling akurat untuk mengetahui kadar testosterone seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan jari manis lebih panjang ketimbang jari telunjuk diyakini memiliki kadar testosterone yang lebih tinggi.

Dari rekaman foto kontestan lomba lari tersebut disimpulkan bahwa mereka yang memiliki jari manis lebih panjang ternyata juga seorang pelari cepat. Sepuluh persen pelari pria dengan jari manis lebih panjang, rata-rata punya catatan waktu lebih cepat 24 menit 33 detik dibanding mereka yang memiliki jari manis lebih pendek.

Sementara, 10 persen pelari wanita yang memiliki kadar testosterone lebih tinggi, catatan waktunya lebih cepat 11 menit 59 detik daripada mereka yang berjari pendek.

Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa kadar testosterone yang lebih tinggi pada pria dan wanita juga berkontribusi pada libido mereka. Sehingga para peneliti berpendapat bahwa pelari jarak jauh punya ketahanan yang lebih baik dalam aktivitas seksnya. Begitu juga dengan wanita yang punya kandungan testosterone tinggi juga akan lebih sering mencapai orgasme.

Jadi bisa disimpulkan bahwa pelari adalah pasangan yang ideal (untuk bercinta). Tapi, Anda yang tidak memiliki jari manis panjang atau seorang palari, tak perlu kecewa. Sebab, kadar testosterone bisa ditingkatkan dengan latihan rutin, seperti jalan kaki dan aktivitas seks teratur. Penelitian tim ilmuwan Turki menyebutkan, latihan jasmani secara teratur (10 jam atau lebih per minggu) dapat membantu peningkatan testosterone pada wanita. (twy)

 

 

You might also like

Comments are closed.