Pemain Ini akan Gantikan Rio untuk Lawan PSPS

METROSEMARANG.COM – PSIS dipastikan tak bisa memainkan Rio Saputro saat melakoni laga hidup mati melawan PSPS Riau, Selasa (21/11) besok. Sebagai gantinya, peran bek sentral bakal dipercayakan pada Ali Khumaidi untuk mendampingi Il Capitano Haudi Abdillah.

Ali Khumaidi disiapkan untuk menggantikan Rio Saputro. Foto: metrosemarang.com

Rio harus melewatkan laga krusial memerebutkan tiket ke semifinal akibat akumulasi kartu. Mantan defender Tim PON Jateng itu mengantongi kartu kuning kedua kala timnya menaklukkan PS Mojokerto Putra 3-0, Sabtu (18/11) kemarin.

Sebelumnya Rio juga diganjar kartu kuning ketika PSIS kalah dari Persebaya Surabaya pada matchday 1 babak 8 besar Liga 2. Tanpa pemain yang sudah mengoleksi dua gol itu, pelatih Subangkit mengisyaratkan bakal memainkan Ali Khumaidi sebagai tandem Haudi Abdillah di jantung pertahanan.

Kombinasi dua pemain tersebut juga sudah dicoba dalam simulasi pertandingan saat skuad Mahesa Jenar melakoni latihan terakhir di Lapangan Lodaya Bandung, Senin (20/11) pagi. “Absennya Rio bisa digantikan Ali Khumaidi. Dia pernah dimainkan saat salah satu dari Haudi maupun Rio absen, jadi tidak ada masalah,” kata Subangkit.

Selain Ali, sebenarnya masih ada Tegar Pribadi yang juga berposisi sebagai bek tengah. Namun, dengan pengalaman yang dimiliki, Ali Khumaidi dinilai sebagai pilihan tepat untuk laga-laga krusial.

Mantan kapten Persekap Pasuruan itu baru sekali tampil sebagai starter di babak 16 besar ketika PSIS kalah 1-3 di markas PSMS Medan. Duet Haudi-Ali bakal mendapat ujian berat untuk mematikan pergerakan bomber PSPS, Herman Dzumafo Epandi yang sejauh ini menjadi top skor timnya dengan torehan 11 gol.

“Dzumafo pemain berbahaya dan sangat berpengalaman. Tapi, PSPS bukan cuma Dzumafo. Kami juga harus fokus terhadap pemain lainnya,” tutur Subangkit.

Pertandingan PSIS kontra PSPS akhirnya tetap digelar pada Selasa (21/11). Hanya saja, laga yang semula dijadwalkan dihelat di Stadion Siliwangi pukul 15.00, diundur menjadi pukul 18.30 dan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah partai Persebaya vs PSMP.

Sebelumnya, matchday terakhir babak 8 besar Grup Y terancam molor karena tidak mendapat izin keramaian dari kepolisian. Alasannya, pada hari yang sama akan berlangsung demo buruh. Tapi, izin tersebut akhirnya keluar pada Senin (20/11) siang, sehingga pertandingan bisa tetap dilaksanakan sesuai jadwal. (twy)

You might also like

Comments are closed.