Pembangunan Jembatan di Jabungan Terkendala Lahan

METROSEMARANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang memastikan pembangunan jembatan akses ke SDN Jabungan di Kecamatan Banyumanik akan dilakukan bersamaan pembangunan jalan yang baru. Namun untuk pembangunan jalan dan jembatan itu masih terkendala belum adanya lahan.

Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu (berkerudung hijau) ikut menyeberangkan anak-anak SDN Jabungan 2 Banyumanik yang harus melintasi sungai untuk berangkat ke sekolah, Selasa (21/3). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan, belum ada kajian Detail Engineering Design (DED) rencana pembangunan jembatan permanen tersebut. Sebelum dibangun jembatan, juga harus dibagun jalan karena akses ke sungai masih berupa jalan setapak.

‘’Sebelum kajian DED pembangunan jembatan lebih dulu harus kita siapkan lahan untuk pembangunan akses jalan. Supaya pembangunan jembatan tidak justeru menjadi bumerang, artinya kita disalahkan karena perencanaannya tidak matang,’’ katanya, Rabu (29/3).

Penyiapan lahan tersebut dijanjikan akan dilakukan kajian di perubahan anggaran 2017 nanti. Kajian tersebut perlu dilakukan agar pembangunan nantinya tidak berbenturan dengan masyarakat. ‘’Kita akan lakukan kajian FS (feasibility study),’’ ujarnya.

Ditegaskan, jalan dan jembatan harus dibangun secara sinkron. Jika jembatan dibagun tanpa disertai pembangunan jalan maka jembatannya justru akan muspro alias mubadzir.

Terkait rencana pembangunan jembatan gantung sementara, pihaknya juga memastikan tidak mungkin dilakukan. Karena jembatan melintas di atas sungai sehingga justru dikhawatirkan malah akan membahayakan warga dan timbul korban. (duh)

You might also like

Comments are closed.