Pembangunan Jembatan di SDN Jabungan Tunggu RAB

METROSEMARANG.COM – Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan pembangunan jembatan gantung sementara untuk akses siswa SDN Jabungan Banyumanik segera dilakukan. Saat ini masih menunggu proses RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk memperoleh bantuan CSR (corporate social responsibility).

Siswa SD Jabungan 02 menyeberangi Sungai Kethekan untuk menuju sekolah. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Pihaknya akan meminta bantuan Kodim Semarang untuk membuat RAB jembatan gantung sementara tersebut. Proses pembicaraan dengan Kodim pun sudah dilakukan. Sebab untuk membuat RAB jembatan gantung sementara tidak semua orang bisa.

‘’Soal jembatan jabungan, sudah bicara dengan Kodim karena buat jembatan gantung itu tidak semua orang bisa RAB. Jadi kami minta Kodim untuk membantu dibuatkan RABnya,’’ katanya, Jumat (14/4).

Pihaknya sudah mendapatkan CSR dari Lippo Group untuk pembuatan jembatannya. Namun untuk dapat mencairkan bantuan CSR dari swasta tersebut perlu RAB.

‘‘Kalau mau mengajukan CSR itu kan salah satunya harus ada RABnya, nah ini kami minta tolong Kodim untuk menghitung RABnya,’’ tegasnya yang biasa disapa Ita.

Diaku, dirinya memang dikejar-kejar untuk segera membuat jembatan itu. Tapi kalau hitungannya salah maka pembangunan jembatan resikonya juga besar.

Seperti diketahui, sebagian besar siswa SDN Jabungan Banyumanik sudah tidak memiliki akses yang nyaman dan aman untuk ke sekolah. Karena satu-satunya jembatan yang ada sudah putus, sehingga mereka terpaksa harus menyeberangi sungai yang membahayakan keselamatannya. Pemkot berencana membangun jembatan gantung sementara sebelum nantinya dibuatkan jembatan yang lebih permanen. (duh)

You might also like

Comments are closed.