Pembangunan Sejuta Rumah, SMF Dorong Bank Daerah jadi Ujung Tombak

METROSEMARANG.COM – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk membangun satu juta rumah, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) merangkul seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. Hal itu dikarenakan BPD dinilai lebih tahu kondisi daerah lebih detil.

Sosialisasi dan Diskusi KPR SMF dan Realisasi Program 1 Juta Rumah di Hotel Santika Premiere Semarang, Senin (6/3). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Saat ini kami sudah bekerjasama dengan 14 BPD di Indonesia. Kerjasama yang kami lakukan yaitu memberikan pembiayaan sekunder pembelian rumah serta pelatihan. Intinya kami ingin menjadikan BPD sebagai ujung tombak pembangunan di daerahnya masing-masing,” kata Dirut PT SMF, Ananta Wiyogo, Senin (6/3).

Dia menyebutkan, target penyaluran dana untuk BPD pada 2017 ini adalah Rp 5,7 Triliun. Saat ini pencapaian serapannya adalah Rp 2,1 Triliun. Ananta yakin pada akhir tahun ini target bisa terpenuhi.

Ananta mengatakan permintaan tertinggi perumahan terjadi di Indonesia bagian barat. Tahun ini, pihaknya sedang berkonsentrasi untuk melakukan penetrasi di Indonesia bagian timur yang saat ini permintaannya tidak lebih dari satu persen dari permintaan seluruh Indonesia.

Adanya PT SMF bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) membeli rumah dengan range harga mulai Rp 140 juta hingga Rp 700 juta.

“Selain itu, dengan adanya KPR SMF juga memungkinkan orang yang bekerja di sektor nonformal untuk bisa lebih mudah mengajukan KPR,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.