Pembebasan Lahan Kampung Bahari Tambaklorok Terkendala Anggaran

METROSEMARANG.COM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merealisasikan Kampung Wisata Bahari Tambaklorok masih menemui beberapa kendala. Salah satunya terkait dana pembebasan lahan untuk 126 kepala keluarga yang terdampak proyek tersebut.

“Kendala yang ada saat ini bahwa anggaran pembebasannya (lahan) belum tersedia. Sedang akan kita persiapkan dari Pemkot Semarang di anggaran perubahan,” kata Wali Kota Hendrar Prihadi saat melakukan kunjungan di Tambaklorok, Senin (7/3).

Wali Kota Hendrar Prihadi saat meninjau proyek Kampung Wisata Bahari Tambaklorok, Senin (7/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Wali Kota Hendrar Prihadi saat meninjau proyek Kampung Wisata Bahari Tambaklorok, Senin (7/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Meski baru akan dianggarkan, pihaknya beserta perangkat kecamatan maupun kelurahan dan tokoh-tokoh masyarakat akan terus melakukan sosialisasi terkait pembangunan tersebut. Hendi pun belum bisa memperkirakan berapa dana yang akan dikeluarkan untuk pembebasan lahan. “Belum, belum, kan harus dihitung oleh appraisal dulu,” ujarnya.

Hendi menambahkan, Pemkot Semarang akan mulai menganggarkan pada tahun ini 2016, kemudian dilanjutkan penganggaran tahun berikutnya 2017. “Dan target kita 2018 sudah mulai kelihatan Kampung Wisata Bahari ini menjadi layak untuk dihuni masyarakat dan layak untuk dikunjungi warga yang lain,” kata Hendi.

“Diharapkan nanti kawan-kawan nelayan yang memiliki perahu bisa langsung bersandar lebih dekat perumahan atau permukiman sehingga mempermudah akses mereka mengedrop di pasar ikan atau TPI. Harapanya seperti itu,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.