Pembunuh Mandor Pabrik di Genuk Peragakan 18 Adegan

Rohendi, pelaku pembunuhan mandor pabrik saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok
Rohendi, pelaku pembunuhan mandor pabrik saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Polsek Genuk Semarang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan seorang mandor pabrik bernama Masripah (28) warga Sayung, Demak, pada 4 Mei 2015 Lalu.

Namun, rekonstruksi yang digelar Kamis (2/7) tersebut dilakukan bukan di tempat kejadian perkara melainkan di dalam kantor Mapolsek Genuk. Pelaku yang juga mantan kekasih korban, Rohendi (33) menjalani 18 adegan.

“Kami gelar di kantor karena lebih aman. Kalau di lokasi kejadian prediksi kami akan ramai dan menarik perhatian dari masyarakat. Dikhawatirkan menyulitkan peragaan,” kata Kapolsek Genuk, Kompol Wahyudi.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap motif pembunuhan terkait dengan sakit hati pelaku karena ajakannya menikah ditolak oleh korban, sebelum akhirnya pelaku memutuskan membunuh korban.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Genuk, AKP Haryono mengatakan, rekonstruksi dimulai dari adegan pertama saat pelaku datang ke Terminal Terboyo untuk membeli tiket bus di PO Haryanto hingga aksi kekerasan yang membuat nyawa korban melayang, termasuk percobaan pemerkosaan yang dilakukan pelaku.

“Pengacara dan jaksa juga menyaksikan dan menerimanya. Semua sudah sesuai dengan berkas pemeriksaan,” tuturnya.

Di sisi lain, Haryono juga menduga kasus pembunuhan tersebut sudah direncanakan sebelumnya. Itu setelah dilakukan penyidikan terhadap pelaku.

Karena tindakan sadisnya pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan atau Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan berencana. “Berkas, barang bukti dan pelaku segera dilimpahkan. Hasilnya tunggu di pengadilan,” tandasnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.