Pembunuhan di Mijen, Rokimah Dihabisi Pakai Penumbuk Padi

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi pembunuhan ibu rumah tangga di Mijen, Sabtu (3/10). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi pembunuhan ibu rumah tangga di Mijen, Sabtu (3/10). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

 

METROSEMARANG.COM – Pembunuhan yang terjadi di Kampung Polaman RT 2 RW 2 Kecamatan Mijen, Sabtu (3/10) pagi, tergolong sadis. Pelaku yang diduga beraksi seorang diri, menghujamkan alat penumbuk padi ke kepala korban, Rokimah (55).

Saat melakukan olah TKP terhadap kasus dugaan pembunuhan Rokimah, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, alat penumbuk dengan panjang sekitar 50 cm serta beberapa perkakas dapur seperti piring, gelas, dan tutup panci. Alat-alat tersebut ditemukan dengan kondisi berlumuran darah.

“Ini mau dibawa ke Mapolsek, untuk barang bukti. Diduga alat penumbuk ini yang digunakan untuk memukul kepala korban,” kata salah seorang anggota Reskrim Polsek Mijen, di lokasi kejadian.

Polisi juga mengerahkan anjing pelacak di lokasi kejadian untuk menyusuri jejak pelaku pembunuhan. Anjing tersebut terlihat mondar-mandir di ruang tamu. Di lokasi itulah korban pertama kali ditemukan. Setelah beberapa saat, anjing berwarna coklat itu lalu berjalan keluar rumah.

Jasad Rokimah ditemukan pertama kali oleh keponakannya, Hermanto (35). Saat itu, korban dalam kondisi telentang dan wajah berlumur darah di rumah kerabatnya. Kondisi rumah di bagian dapur dalam kondisi berantakan. Diduga, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dan berlari ke ruang tamu, sebelum akhirnya dihabisi oleh pelaku.

Menurut Hermanto, dia dan kerabatnya sedang berada di rumah besan saat peristiwa itu terjadi. Warga setempat juga sempat mendengar suara gaduh sebelum jasad korban ditemukan. “Orang-orang di belakang rumah sempat mendengar suara gaduh dari dalam rumah,” kata Hermanto. (yas)

 

 

You might also like

Comments are closed.