Pembunuhan Driver Taksi Online, Teka-teki Parfum di Dekat Jasad Deni

METROSEMARANG.COM – Polisi terus bekerja keras untuk mengungkap pembunuhan Deni Setiawan (25), driver taksi online yang jasadnya dibuang di Perumahan Bukit Cendana Tembalang. Sejumlah saksi akan diperiksa, termasuk keberadaan parfum di dekat mayat korban.

Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mobil Deni Setiawan, driver taksi online yang tewas dibunuh. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Kalau dari pemeriksaan sementara, mengamati kondisi mobil, kemudian kondisi darah di dalam mobil, saya mereka-reka korban ini kan dieksekusi ketika mengemudikan mobil. Dimungkinkan pelaku ini lebih dari satu orang,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji, Senin (22/1).

Abi melanjutkan, para pelaku diperkirakan mempunyai peran masing-masing. Di antaranya sebagai eksekutor dan juga pengendali laju kendaraan.

“Salah satunya duduk di sebelah kiri pengemudi, yang satunya duduk di belakang pengemudi, kira-kira seperti itu. Peran yang ada di belakang pengemudi itu untuk mengeksekusi, peran yang di sebelah kiri itu untuk mengendalikan lajunya mobil, tapi itu belum bisa dipastikan,” imbuh Abi.

Selai itu, pembunuhan Deni diduga dilakukan oleh orang yang profesional. Pasalnya saat mayat korban ditemukan di Perumahan Bukit Cendana, Sabtu (20/1) lalu, ada parfum yang terletak di dekat korban. Hal itu cukup menyulitkan petugas untuk melacak menggunakan satwa.

“Pada saat diketemukan parfum di dekat korban bisa dikatakan pelaku mengetahui langkah kepolisian ketika melakukan olah TKP. Tetapi saya juga belum bisa mengatakan demikian dengan adanya parfum tadi memang secara kebetulan apa memang kesengajaan untuk mengaburkan,” imbuh Abi.

Sedangkan hasil autopsi yang telah dilakukan, penyebab tewasnya korban dipastikan akibat sayatan pada leher. Sayatan tersebut mengakibatkan kerongkongan korban putus serta mengalami kehabisan darah.

Deni Setiawan, warga Margorejo Timur RT 9 RW 5, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur ditemukan tewas dengan kondisi leher menganga di Perumahan Bukit Cendana, Sambiroto, Tembalang, Sabtu (20/1) malam. Mobil korban, Grand Livina hitam H-8849-D sempat dibawa kabur pelaku dan ditinggal di Jalan HOS Cokroaminoto Semarang Selatan. (fen)

You might also like

Comments are closed.