Pembunuhan Mahasiswi Undip, Gadis Pendiam Itu Pergi Tanpa Meninggalkan Pesan

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Kabar terbunuhnya Ina Winarni, mahasiswi Semester VII jurusan Sastra Indonesia Universitas Diponegoro, Selasa (9/9) pukul 22.00 WIB sontak membuat heboh warga sekitar dan teman-teman korban. Mereka tak menyangka, gadis pendiam itu menjadi korban perampokan, padahal jarak lokasi kejadian di Jalan Estetika Raya Perumahan Graha Estetika dekat dengan pos satpam setempat.

Di kalangan  teman-teman satu kelasnya, Ina dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tidak banyak bergaul. Pasca kejadian yang menggemparkan itu, delapan teman korban langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka ingin melihat dari dekat rumah yang ditempati Ina selama ini.

“Semalam saya dan tujuh orang teman sekelas Ina datang melihat ke lokasi kejadian. Sebelumnya saya juga sempat bertemu sama Ina dua hari lalu. Dia waktu itu, memanggil saya ketika ketemu naik motor di jalan raya menuju gedung FIB Undip,” tutur teman sekelas korban  Mawardi (21), Rabu (10/9) pagi .

Mawardi mengungkapkan, bahwa teman-teman begitu kurang mengenal sosok mahasiswi pendiam tersebut, meski selama ini selalu belajar satu kelas. “Yang saya tahu, Ina punya pacar orang Kudus, pacarnya juga baru dikabari kalau Ina meninggal tadi malam,” imbuhnya.

Hal senada juga di ungkapkan Wahyu Azkaria (23), yang juga merupakan rekan sekelas korban,di jurusan Sastra Indonesia Undip. Wahyu juga  mengenal Ina sebagai sosok yang pendiam dan jarang bergaul. “Dia orangnya rajin dan aktif di kelas tapi tidak terlalu terlihat menonjol di kelas. Setiap di kampus, dia jarang bergaul. Di kelas dia juga agak pendiam, ” ungkap Wahyu.

Wahyu juga mengaku kaget saat memperoleh kabar Ina tewas dari grup BBM teman-temannya. Di penuhi rasa keingintahuan, dia yang sedang berada di rumah kosnya lalu bergegas ke rumah korban.

“Setelah itu saya baru percaya kalau dia jadi korban pembunuhan. Kagetnya ya itu, kok bisa kejadian ini menimpa Ina ,padahal jarak dari pos satpam ke rumahnya kan deket,” pungkas Wahyu.

Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk beberapa pekerja bangunan yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Dugaan sementara, pelaku sudah cukup lama berada di lingkungan tempat tinggal korban. (yas)

You might also like

Comments are closed.