Pemerintah Blokir 800 Ribu Situs Bermuatan Pornografi

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 800 ribu situs telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI hingga akhir tahun 2017. Kebanyakan pemblokiran dilakukan karena situs tersebut dilaporkan masyarakat menyediakan layanan yang negatif seperti pornografi.

Menteri Kominfo Rudiantara
Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Menteri Kominfo Rudiantara saat berada di Kota Semarang, Senin (19/2), mengatakan, situs yang menyediakan layanan pornografi menjadi yang paling banyak diadukan oleh masyarakat.

‘’Hampir dari sekitar 800 situs (yang diblokir) itu kebanyakan karena mengandung layanan pronografi,’’ ungkapnya.

Sejak tahun 2018, pihaknya juga sudah mulai aktif secara mandiri (tidak hanya berdasarkan aduan masyarakat) melakukan pencarian situs yang bersifat provokatif dan negatif seperti mengandung unsur pornografi tersebut.

‘’Tergantung keywordnya apa nanti akan tertangkap ada puluhan ribu situs, kebanyakan dari situs tersebut menyediakan layanan pornografi,’’ katanya.

Menurutnya, saat ini untuk sistem pengawasan dunia digital ada dua konsep yang mesti dipahami, yakni Website dan media sosial atau messaging system.

Namun demikian, Rudiantara menyebutkan jumlah situs yang telah diblokir tersebut bukan menjadi patokan prestasi bagi instansi yang dipimpinnya. Sebab banyak indikator lain salah satunya ada 200 ribuan akun positif yang berisi pendidikan yang dianjurkan dikunjungi masyarakat.

‘’Kita jangan menangani negatifnya saja, karena saat ini juga ada website positif di antaranya ada 200 ribu akun berisi tentang Pendidikan yang kami rekomendasikan,’’ katanya.

Sedangkan untuk memblokir media sosial, tambahnya, masyarakat dapat melakukan pelaporan akun melalui penyedian layanan media social tersebut. Atau juga bisa langsung melaporkannya ke Kementerian Kominfo. (duh)

You might also like

Comments are closed.