Pemindahan Sepeda Hias ke Kota Lama Harus Tunggu Penataan

METROSEMARANG.COM – Wahana wisata sepeda hias di Simpang Lima diwacanakan akan dipindah ke kawasan Kota Lama. Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku keberatan jika pemindahan tersebut dilakukan dalam waktu dekat. Karena Kota Lama saat ini masih dalam proses penataan kawasan.

Becak wisata dan sepeda hias bakal dipindah dari Simpang Lima ke Kota Lama. Foto: metrosemarang.com/dok

”Itu salah satu wacana, tapi saya minta jangan dulu, maksudnya tetap ada wacana tersebut. Karena kami juga sedang membenahi Kota Lama,” katanya, Kamis (13/7).

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang ini menuturkan, jika dalam penataan tiba-tiba sepeda hias dipindah ke Kota Lama maka akan membuat pusing. Biarkan penataan Kota Lama selesai dahulu karena sekarang ini hanya tinggal menunggu pembangunan kantong-kantong parkir.

Kawasan Kota Lama harus ditata dulu semuanya. Penataan tidak bisa dikakukan dalam sehari dua hari tapi berbulan-bulan. Jika belum tertata sepeda hias sudah dipindahkan maka dikhawatirkan justru akan membuat kesemrawutan di Simpang Lima pindah ke Kota Lama.

”Tapi kami targetkan tahun ini (sepeda hias) bisa dipindah (Kota Lama). Kita kejar Kota Lama agar cepat selesai. Tentu kami akui akan lebih indah kalau malam-malam Kota Lama ada sepeda hiasnya, bisa menerangi,” kata wakil wali kota yang disapa Ita ini.

Untuk pembuatan kantong-kantong parkir dan pengalihan lalu lintas di Kota Lama, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Lalu lintas di Kawasan Koa Lama akan ditutup dan tidak boleh dilewati kendaraan, sehingga harus ada kantong parkir dan pengalihan arus lalu lintas.

”Penutupan tidak boleh dilakukan parsial, karena itu kita akan sosialisasikan dan menunggu kantong parkir jadi semua. Kalau semua sudah ditata baru pelan-pelan mengalihkan arus lalu lintas,” terangnya.

Adapun kantong parkir rencananya ada 4 titik, yakni di Sendowo, Branjangan, depan Satlantas dan PGN. Selain itu banyak juga tempat lainnya yang menawarkan jadi kantong parkir seperti PTPN.

Sebelumnya wacana pemindahan sepeda hias dari Simpang Lima ke kawasan Kota Lama disampaikan Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi. Dia menilai penyewaan sepeda hias di Simpang Lima ilegal dan jumlahnya semakin banyak. Simpang Lima ruang terbuka hijau atau tempat publik bukan tempat bisnis. (duh)

You might also like

Comments are closed.