Pemkot akan Tertibkan PKL di Gua Kreo dan Waduk Jatibarang

Pengunjung di Waduk Jatibarang. Rencananya, Pemkot Semarang akan menata PKL di kawasan ini. Foto: metrosemarang.com/dok
Pengunjung di Waduk Jatibarang. Rencananya, Pemkot Semarang akan menata PKL di kawasan ini. Foto: metrosemarang.com/dok

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang akan menata pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Gua Kreo dan Waduk Jatibarang. Sedikitnya ada 38 PKL yang nantinya akan dipindah dan dipusatkan di sekitar kapal wisata.

Wali Kota Hendrar Prihadi juga turun langsung melakukan sosialisasi kepada para pedagang, Rabu (24/2) kemarin. Hendi, sapaan akrabnya, juga menyempatkan untuk berdialog terkait rencana Pemkot memercantik obyek wisata di Gunungpati tersebut.

“Penataan PKL di dekat lokasi kapal wisata dan gardu pandang diharapkan dapat memberikan kenyamanan pengunjung menikmati pemandangan wisata Waduk Jatibarang sekaligus menikmati aneka jajanan khas Kota Semarang dari para PKL,” kata Hendi, seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Semarang.

Dari hasil komunikasi, PKL hanya meminta agar tidak dipungut biaya pemindahan. Rencana penataan PKL ini dilakukan Pemkot sebagai wujud nyata pengembangan sektor pariwisata. Selain penataan PKL, kawasan wisata Gua Kreo akan dipercantik sehingga menarik banyak wisatawan.

“Pada april mendatang akan dibangun panggung kecil, jogging track, dan penghijauan lingkungan dengan pepohonan untuk memberikan kenyamanan dan akses pandang bagi pengunjung dan wisatawan,” imbuh Hendi.

Selain itu, Pemkot juga akan menambahkan sarana rekreasi keluarga untuk menambah kenyamanan pengunjung. Seperti taman keluarga, taman remaja, taman bermain anak serta ruang teater.

Menurut Hendi, pemerintah pusat memberikan support pendanaan sebesar Rp 5 miliar dalam pengembangan potensi wisata Kota Semarang. Bantuan pengembangan diharapkan dapat berkesinambungan untuk program lain.

Diperkirakan pembangunan akan memakan waktu enam bulan. Guna menghidupkan kawasan wisata tersebut, Pemkot juga akan membangun infrastruktur jalan menuju Gua Kreo. Jalan tersebut diharapkan rampung paling akhir tahun 2017. (*)

You might also like

Comments are closed.