Pemkot Bayar Rp 4,2 Miliar, Ganti Rugi Lahan Jolotundo Tuntas

Jalan Jolotundo  Foto: metrosemarang.com/dok
Jalan Jolotundo
Foto: metrosemarang.com/dok

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang akhirnya merampungkan pembayaran ganti rugi tanah wakaf Masjid Agung Semarang yang terkena proyek Jalan Jolotundo. Kesepakatan itu tercapai setelah Pemkot menyerahkan Rp 4,2 miliar untuk membeli tanah pengganti yang diserahkan langsung kepada pengurus Masjid Kauman di Balai Kota Semarang, Senin (29/2).

“Dengan pembayaran ini, maka Pemkot memenuhi janji menyelesaikan ganti rugi atau penggantian tanah wakaf Masjid Kauman pada akhir Februari 2016,” kata Sekda Kota Semarang, Adi Trihananto, seperti dikutip dari semarangkota.go.id, Selasa (1/3).

Ganti rugi yang dibayarkan Pemkot tersebut lebih kecil dari nilai appraisal yakni senilai Rp 4,7 miliar. Hal ini karena sisanya sekitar Rp 505 juta dianggap oleh Masjid Kauman sebagai wakaf.

Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersyukur akhirnya pembebasan lahan untuk pembangunan Jolotundo bisa terselesaikan setelah sempat beberapa kali tertunda. “Uang itu dibelikan tanah kemudian digunakan sebagai pengganti dari tanah wakaf Masjid Kauman. Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat, seperti BPN, Kemenag, Masjid Kauman, notaris dan lainnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, lahan milik Masjid Kauman yang terkena dampak dalam pembangunan Jalan Jolotundo seluas 1.756 m2. Kesepakatan pelepasan tanah wakaf ini telah berdasarkan keputusan Kementerian Agama No 89 Tahun 2016, yang disesuaikan dengan UU No 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Dalam keputusan Kementerian Agama tersebut, memberikan izin tukar menukar tanah wakaf Masjid Kauman di Kelurahan Sambirejo, Kacamatan Semarang Tengah. Dengan tanah penukar di Jalan Alun-Alun Selatan No 10 Kelurahan Kauman, Semarang Tengah, tepatnya di depan Masjid Kauman. (ade)

 

 

You might also like

Comments are closed.