Pemkot dan DPRD Desak Pengadilan Segera Bongkar Pasar Kanjengan

METROSEMARANG.COM – Pembongkaran bangunan Pasar Kanjengan blok C dan D diharapkan segera dilakukan oleh Pengadilan Negeri Semarang. Supaya Pemerintah Kota Semarang dapat segera melaksanakan pembangunan baru Pasar Johar secara menyeluruh.

Pemkot meminta pengadilan segera melakukan eksekusi blok C dan D Pasar Kanjengan. Foto: metrosemarang.com/dok

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, saat ini kewenangan pembongkaran ada di ranah Pengadilan Negeri Semarang. Sedangkan Pemkot Semarang selaku pemilik lahan tidak dapat melakukan eksekusi pembongkaran sendiri.

”’Pemkot Semarang menyiapkan tempat relokasi pedagangnya di komplek Masjid Agung Jawa Tengah,” katanya, Kamis (17/8).

Hendi, sapaannya, juga menyesalkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum PT Pagar Gunung Kencana (PGK), selaku pemilik Hak Guna Bangunan pasar yang meminta sejumlah uang kepada pedagang.

”Pedagang pun diiming-imingi akan diberikan tempat baru dilokasi Johar baru nanti, padahal seharusnya itu gratis,” katanya.

Hendi menjelaskan, saat ini dana pembangunan di lokasi Pasar Johar dari Kementerian Perdagangan sudah dicairkan senilai Rp100 miliar. Oleh karena itu, besar harapannya pembongkaran blok C dan D dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi juga meminta agar pelaksanaan pembongkaran dapat segera dilaksanakan Pengadilan Negeri Semarang agar tidak berlarut-larut.

”Sedangkan pemkot kami minta juga secara aktif terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang Kanjengan agar mau pindah,” katanya.

Saat ini tempat relokasi telah disediakan Pemkot Semarang di Pasar Johar sementara di kawasan MAJT. Sedangkan kondisi Pasar Kanjengan masih terdapat beberapa pedagang yang nekat bertahan berjualan di Blok C dan D. (duh)

You might also like

Comments are closed.