Pemkot Didesak Segera Bentuk Satgas Antibanjir

METROSEMARANG.COM – Tingginya curah hujan sering mengakibatkan  banjir di beberapa wilayah Kota Semarang. Agar dapat teratasi dengan cepat, Pemerintah Kota Semarang diminta membentuk Satuan Tugas (Satgas)  Khusus Antibanjir. Satgas ini ditugaskan untuk mendeteksi dan mengantisipasi terjadinya banjir sekaligus mengumpulkan informasi dari masyarakat.

Suharsono
Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Semarang, Suharsono, di Kantor Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Semarang, Senin (19/2). Suharsono mengatakan, banjir di Semarang sangat mengganggu aktifitas warga masyarakat sehingga harus segera diatasi, minimal dikurangi volumenya.

Dengan adanya satgas yang bekerja setiap waktu, maka informasi dari masyarakat tentang gejala terjadinya banjir diharapkan dapat dideteksi dini dan segera teratasi.

“Satgas Antibanjir ini akan bekerja sepanjang waktu 24 jam, sehingga ketika ada informasi banjir dari warga masyarakat dapat segera terdeteksi, misalnya tanggul jebol, dan sebagainya,” terangnya.

Suharsono juga meminta Pemkot Semarang untuk waspada adanya curah hujan tinggi, karena tingginya curah hujan ini seringkali berakibat jebolnya tanggul. Selain itu, karena curah hujan tinggi ini, mengakibatkan saluran tidak bisa menampung dan air melimpah ke jalan dan permukiman warga.

Untuk mengatasi ini, selain dibentuk Satgas Antibanjir, Suharsono yang juga Ketua FPKS meminta Pemkot untuk segera melakukan langkah-langkah, di antaranya pengerukan sedimentasi sungai, meninggikan parapet di sungai-sungai dengan aliran besar, dan ketiga menyediakan mobil pompa untuk ikut membantu penyedotan air yang melimpah ke jalan.

“Menurut saya selain membentuk Satgas, pemerintah juga harus segera melaksanakan langkah teknis lain untuk menyelesaikan persoalan banjir dalam jangka pendek, keruk sungai, tinggikan parapet dan kami berharap juga ada mobil pompa yang membantu menyedot air yang melimpah ke jalan,” katanya.

Suhasono berharap selain peran Pemkot, pesoalan banjir juga menjadi perhatian masyarakat agar aktif dan waspada. Info dari masyarakat sangat dibutuhkan agar jika terjadi banjir penanganan bisa cepat ditangani.

“Peran masyarakat penting, kami berharap warga juga aktif memberikan informasi kepada pemerintah,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.