Pemkot Diminta Bentuk Pokja Drainase

METROSEMARANG.COM – Partisipasi publik dalam penanganan masalah banjir dan rob dinilai sangat penting. Karenanya DPRD Kota Semarang mendorong agar masyarakat bisa membentuk kelompok kerja atau pokja drainase.

Agung Budi Margono dan Kumbino ketika berbicara dalam dialog interaktif DPRD Kota Semarang di Hotel Noormans Semarang, Senin (2/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono mengatakan, dengan adanya pokja ini maka masyarakat memiliki wadah untuk bersama-sama pemerintah mengatasi masalah tersebut.

‘’Seperti di kawasan perumahan Tanah Mas di sana sudah ada pokja yang menangani rob,” ujar Agung mencontohkan, saat menjadi pembicara dialog interaktif DPRD Kota Semarang di Hotel Noormans Semarang, Senin (2/4).

Menurut Agung BM, pembentukan Pokja ini juga sebagai amanat dari Perda Drainase Kota Semarang yang sudah disahkan beberapa tahun lalu. Peran publik, menurut politisi asal PKS ini juga untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan pemeliharaan drainase, termasuk upaya pencegahan banjir.

‘’Misalnya masyarakat tidak boleh membuang sampah di saluran, itu bagian dari tugas Pokja Drainase, banjir dan rob yang terjadi selama ini salah satunya adalah sampah yang menutupi saluran,’’ katanya.

Masyarakat juga bisa melaporkan jika ada masalah dengan sistem drianse di kampungnya melalui pokja ini. Pembentukan pokja ini tidak hanya pada satu kelurahan saja, namun bisa juga tingkat RW atau sesuai dengan kebutuhan.

‘’Seperti di Sendangmulyo ada sejumlah RW yang sering terkena banjir sehingga warganya bisa membentuk pokja,’’ ungkap Agung BM.

Sementara itu Kabid Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Kumbino yang juga sebagai pembicara menegaskan, sudah banyak langkah yang diambil pemkot untuk mengatasi banjir dan rob. Namun karena persoalan drainase cukup banyak, penanganan tersebut belum sepenuhnya berhasil.

‘’Sampai sekarang memang ada wilayah yang masih banjir dan rob, sehingga pembentukan Pojka seperti yang disampaikan Pak Agung, sangat tepat, peran masyarakat sangat penting,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.