Pemkot Diminta Siapkan Tim Pemantau Harga

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang diharapkan menyiapkan tim pemantau harga menjelang datangnya bulan puasa sekitar 27 Mei mendatang. Terutama untuk memantau harga sembilan kebutuhan pokok masyarakat agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Pemkot Semarang menjual paket sembako murah dalam Bazaar Ramadan di halaman SMA Negeri 3 Semarang, Selasa (21/6/2016). Foto: metrosemarang.com/dok

”Kami berharap pemkot menyiapkan tim pemantauan harga. Jangan sampai ada lonjakan harga yang begitu besar, khususnya pada sembilan kebutuhan pokok masyarakat,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet, Senin (8/5).

Jika lonjakan harga kebutuhan pokok masih wajar dinilai tidak masalah, karena puasa permintaan barang biasanya memang meningkat sedangkan stok terbatas. Yang penting, pemkot harus tetap mengantisipasi agar jangan sampai kenaikan harga memberatkan masyarakat.

”Syukur tidak naik. Syukur pemerintah bisa menyiapkan dana cadangan untuk kegiatan operasi pasar ketika kenaikan harga tidak bisa dikendalikan. Pemerintah tentu punya kemampuan untuk mengendalikan lonjakan harga yang terlalu tinggi,” katanya.

Operasi pasar dapat dilakukan melihat situasi dan kondisi. Jika tidak perlu maka disarankan tidak usah melaksanakan operasi pasar. Tapi kalau diperlukan maka pemkot harus sigap untuk melaksanakannya tidak perlu menunggu desakan dari warga masyarakat.

”Kalau diperlukan operasi pasar pemkot harus sigap, tidak perlu masyarakat gembar-gembor baru ada operasi pasar. Tim pemantau harga harus mamantau lebih jauh, jika ada indikasi kenaikan harga yang tak terkendali langsung buat kebijakan untuk mengendalikanya,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.