Pemkot Diminta Tegas Tindak Galian C Ilegal di Rowosari

METROSEMARANG.COM – Penambangan galian C ilegal di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang yang sudah pernah ditutup diketahui kembali beroperasi. Selain merusak lingkungan, hal ini dinilai akan merusak wibawa pemerintah jika tidak segera dilakukan tindakan.

Wachid Nurmiyanto
Foto: metrosemarang.com/dok

“Apabila galian C di Rowosari itu dibiarkan berlarut-larut, maka akan mengakibatkan tatanan pemerintah di Kota Semarang rusak semua. Satu saja yang melanggar dibiarkan, maka lainnya akan coba-coba melanggar. Faktanya, dulu galian C di Rowosari sudah pernah ditutup. Tetapi sekarang beroperasi lagi. Lha ini ada apa dengan pemerintah? Di mana wibawa pemerintah?,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Wachid Nurmiyanto, Senin (3/4).

Menurut Wachid, penambangan galian C di Kelurahan Rowosari termasuk kategori tindakan eksploitasi alam yang sudah parah. Meski sudah berlangsung bertahun-tahun dan tidak berizin, tapi aktivitas penambangan liar ini tetap berjalan lancar.

Penambangan liar memiliki dampak berbahaya dalam jangka pendek maupun panjang bagi lingkungan sekitar. Karena itu, Kota Semarang saat ini sudah tidak ada rekomendasi izin Galian C. Kecuali untuk daerah RTRW khusus yang akan segera ditempati, dengan tujuan penataan. Penataan wilayah berbeda dengan eksploitasi.

“Sesuai Undang-Undang Otonomi Daerah, walaupun perizinan Galian C berada di Pemerintah Provinsi Jateng, bila Pemerintah Kota Semarang tidak merekomendasikan perizinan, maka Pemerintah Provinsi Jateng pun tidak akan bisa mengeluarkan izin,” terangnya.

Karena itu, dia memastikan galian C di Rowosari tidak punya izin. Sehingga pemerintah harus koordinasi dengan semua instansi terkait untuk melakukan penutupan. (duh)

You might also like

Comments are closed.