Pemkot Dinilai Tak Becus Kelola Taman Kota

berita semarang terbaru
Taman Sampangan. Foto Metrosemarang/dok panoramio

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang diminta tidak hanya bisa membangun taman-taman baru, tetapi taman yang sudah dibangun juga harus dapat dipelihara. Misalnya Taman Sampangan yang diresmikan tahun lalu, kondisinya kini mulai tak terawat.

‘’Tong sampah mulai terguling. Tiang penyangga lepas dari pondasi. Kemungkinan ada ketidakberesan pengawasan ketika pembangunan,’’ kata Anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang, Joko Setijowarno.

Menurutnya, setelah masa pemeliharaan selesai oleh pihak kontraktor, mestinya dianggarkan dana pemeliharaan rutin. Pemkot dapat memanfaatkan tenaga lokal para lansia dekat taman tersebut untuk memelihara taman. ‘’Mereka harus lebih diutamakan, ketimbang dipekerjakan jadi penyapu jalan yang rentan ketabrak kendaraan bermotor. Dan kurang sehat karena sedot CO2 asap kendaraan bermotor,’’ ujarnya.

Taman Sampangan baru diresmikan Desember 2013 lalu di lahan seluas 3.100 meter persegi. Anggaran untuk pembangunan taman mencapai Rp800 juta. Taman ini sebenarnya dilengkapi fasilitas bermain anak dan lainnya karena didesain sebagai tempat interaksi masyarakat selama 24 jam. Keberadaan taman ini juga untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Semarang. (MS-13)

You might also like

Comments are closed.