Pemkot Jamin Tetap Pertahankan Orisinalitas Oudetrap

Pemkot Semarang akan mempertahankan keaslian Gedung Oudetrap, termasuk tangga melingkar di bagian depan. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Pemkot Semarang akan mempertahankan keaslian Gedung Oudetrap, termasuk tangga melingkar di bagian depan. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Gedung Oudetrap yang telah menjadi milik Pemerintah Kota Semarang ternyata sudah tidak dalam kondisi asli. Bagian depan masih seperti pertama dibagun, namun bagian belakang sudah mengalami banyak perubahan dari sang pemilik sebelumnya.

Menurut Asisten 1 Setda Kota Semarang, Eko Cahyono, pihak Pemkot sudah menganggarkan Rp 2 miliar untuk renovasi gedung tersebut. Menurutnya, kondisi gedung yang sekarang dan nanti setelah direnovasi Pemkot tidak akan menyalahi kaidah konservasi.

“Karena Gedung Oudetrap adalah gedung lama, maka kami tidak akan sembarangan menggunakan semen untuk memperbaiki bagian aslinya. Kami akan menggunakan kapur,” papar Eko.

Jika menggunakan semen biasa, maka bagian tersebut tidak akan bisa menyatu dengan gedung yang dikenal sebagai Gedung Gambir tersebut. Mengenai bagian belakang gedung yang sudah berubah, Eko mengatakan jika kondisi tersebut tidak jadi masalah.

“Dari Pemkot ingin mempertahankan bentuk asli bagian Gedung Oudetrap, termasuk tangga melingkar yang ada di bagian teras. Sedangkan bagian dalam dan belakang rencananya akan disesuaikan,” tambahnya.

Menurut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, pembelian Gedung Oudetrap ini akan menjadi awal untuk mengangkat Kota Lama sebagai ikon yang mendunia. “Nantinya gedung itu bisa digunakan untuk kegiatan di kota lama. Boleh juga kalau ingin digunakan komunitas,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.