Pemkot Semarang Diminta Dorong Pengembangan Sektor Maritim

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. ota Semarang sebagai bagian dari wilayah pesisir Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis untuk mengembangkan sektor maritim. Foto Metrosemarang/MS-01
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kota Semarang sebagai bagian dari wilayah pesisir Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis untuk mengembangkan sektor maritim. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – Pemkot Semarang diminta untuk menangkap peluang dari visi pemerintah pusat, salah satunya persoalan kemaritiman. Hal itu disampaikan Agung Budi Margono, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang. Menurutnya salah satu wacana yang mengemuka di pemerintahan adalah rencana program kemaritiman.

“Kota Semarang sebagai bagian dari wilayah pesisir Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis. Terletak di tengah-tengah daerah Pantai Utara Jawa dan memiliki suatu ekosistem yang khas. Luas wilayah perairan pesisir Semarang mencapai 1/3 dari 12 mil (138 km2) dan mempunyai bentang pantai 21,6 km apabila mengikuti lekuk garis pantai,” katanya.

Karena letaknya yang strategis itulah, wilayah pesisir dan perairan Kota Semarang sangat cocok dijadikan daerah pengembangan sektor maritim, seperti pelabuhan, perikanan, pelayaran dan pemukiman nelayan.

“Visi Kota Semarang sebagai Kota Pantai pernah secara lugas disebutkan dalam Visi-Misi Kota Semarang tahun 2000-2005 (era Sukawi Sutarip-red) yaitu terwujud masyarakat Kota Pantai Metropolitan yang mumpuni. Namun kemudian, saat ini label Kota Semarang sebagai ‘kota pantai’ semakin meredup,” katanya.

Meski tidak bisa diartikan sempit, potensi kelautan Kota Semarang secara implisit juga terabaikan dalam rumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2005-2010 dan 2010-2015. “Karena dalam RPJMD tersebut ditegaskan Kota Semarang sebagai kota perdagangan dan jasa,” tegasnya. (MS-13)

You might also like

Comments are closed.