Pemkot Siapkan Pengganti Suhantoro

Suhantoro masih berhak menerima hak-haknya sebagai PNS meski terancam hukuman penjara di atas lima tahun. Foto: metrosemarang.com/sunu wibiakso
Suhantoro masih berhak menerima hak-haknya sebagai PNS meski terancam hukuman penjara di atas lima tahun. Foto: metrosemarang.com/sunu wibiakso

SEMARANG – Kendati sudah ditahan Kejari Semarang, kemarin (9/4), Kepala UPTD Kasda Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang, Suhantoro masih tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Semarang Bambang Sukono, Jumat (10/4).

Menurutnya, sampai belum ada ketetapan resmi dari pengadilan (inkracht) terkait status Suhantoro, maka dia masih PNS. “Jika belum ada putusan tetap ia bersalah dalam kasus korupsi KONI ataupun hilangnya Deposito Pemkot Rp 22 miliar, maka dia masih berstatus PNS,” terangnya.

Suhantoro, lanjutnya, masih akan menerima haknya sebagai PNS. Namun demikian, hak gaji bulanan hanya akan diterimakan separuhnya. Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan Pelaksana Tugas Harian (Plh) untuk jabatan yang ditinggalkan.

Suhantoro akan diberhentikan status kepegawaiannya sebagai PNS jika memang terbukti bersalah. Namun jika tidak, jabatan yang bersangkutan dikembalikan seperti semula, begitu pula hak-haknya yang lain. (ade)

You might also like

Comments are closed.