Pemkot Siapkan Rp 200 Juta untuk Pembangunan Los Pasar Dargo

Keberadaan pedagang batu akik menjadikan Pasar Dargo semakin ramai. Pemkot berencana mengembangkan pasar ini agar lebih tertata. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Keberadaan pedagang batu akik menjadikan Pasar Dargo semakin ramai. Pemkot berencana mengembangkan pasar ini agar lebih tertata. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menilai Pasar Dargo Semarang yang kini jadi sentra batu akik sangat potensial untuk dikembangkan. Menurut Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, Pasar Dargo kini semakin hidup daripada sebelumnya.

Dia mengatakan, dengan semakin ramainya Pasar Dargo tersebut, keberadaan los-los pedagang harus ditata agar lebih rapi, bentuk losnya diseragamkan agar semakin nyaman.

“Kalau orang merasa nyaman kan semakin banyak yang datang ke Pasar Dargo. Kalau  ada anggaran untuk penataan los di Pasar Dargo yang diajukan Dinas Pasar, kami setuju,” katanya, Selasa (30/6).

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, aktivitas perdagangan batu akik yang kian ramai di Pasar Dargo menjadi peluang untuk mengembangkan pasar yang dulunya dikenal sebagai sentra beras itu menjadi sentra batu mulia.

“Kami sudah anggarkan pada APBD perubahan,” kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, Jumat (26/6) silam.

Anggaran untuk penataan los pedagang di Pasar Dargo dianggarkan sebesar Rp 200 juta pada APBD perubahan tahun ini, sementara untuk pengembangan Pasar Dargo diusulkan pada APBD 2016. (ade)

You might also like

Comments are closed.