Pemkot Siapkan Rusunawa Kudu untuk Warga Kebonharjo

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kudu untuk warga Kebonharjo yang bangunan rumahnya terdampak pembangunan rel pelabuhan PT KAI. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Lurah Tanjung Mas mendata warga yang rumahnya terkena pembongkaran.

Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan Rusunawa Kudu sudah disiapkan bagi warga Kebonharjo yang rumahnya sudah dibongkar dengan cara mendaftarkan diri kepada kelurahan setempat. “Warga yang berkenan dan hari ini rumahnya sudah dibongkar yang mau masuk ke Rusunawa Kudu segera mendaftar ke Pak Lurah. Jadi, segera bisa ditempati minggu depan,” katanya, Kamis (19/5).

Selain itu, Hendi mengatakan sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang untuk membuka dapur umum di Kebonharjo sampai situasi kembali berjalan normal.

Sementara itu, Kepala PT KAI Daop 4 Semarang Andika Tri Putranto mengatakan pihaknya menyediakan lahan miliknya yang tidak terdampak rel pelabuhan untuk ditempati warga Kebonharjo. “Silakan bagi warga Kebonharjo untuk gunakan lahan KAI yang tidak terdampak pembangunan rel pelabuhan dengan mekanisme sewa-menyewa,” ujarnya.

Senior Manager Aset PT KAI Daop 4 Semarang, Eman Sulaiman, mengklaim kini tinggal 17 rumah yang belum dibongkar.

Ia mengultimatum kepada warga Kebonharjo agar mengemas barang berharganya sepekan setelah pelaksanaan pembongkaran rumah.

“Harus tuntas Minggu depan. Total rumah yang tidak bersertifikat ada 75 unit,” ungkap Eman.

Sedangkan untuk warga yang punya sertifikat tanah resmi, ia ingin membuka dialog terbuka dengan yang bersangkutan. “Kalau enggak ya masuk gugatan,” tutupnya. (ade/far)

You might also like

Comments are closed.