Pemkot Tak Tegas, Pembongkaran Replika Kapal Cheng Ho Molor Lagi

image

SEMARANG – Pemkot Semarang tegas menolak surat pengajuan perpanjangan waktu bongkar replika kapal Cheng Ho hingga Agustus 2015 oleh Yayasan Tay Kak Sie. Namun pihak yayasan selaku pengelola replika kapal tak menyerah. Yayasan kembali mengajukan surat permohonan perpanjangan waktu bongkar hingga 25 Oktober 2014.
 
Upaya Pemkot Semarang yang mengedepankan tindakan persuasif sepertinya malah dimanfaatkan oleh pengelola. Yayasan terus berusaha untuk menunda-nunda dilakukannya pembongkaran. Setelah surat permohonan pertamanya ditolak, kini mengajukan lagi surat perpanjangan waktu bongkar hingga 25 Oktober mendatang.
 
Adanya surat-surat itu pun seolah juga semakin menegaskan ketidaktegasan Pemkot. Atas surat kedua pun, pemkot juga akan membahasnya lagi sehingga kapan pembongkaran replika kapal belum ada kepastian. Menurut Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Semarang Adi Trihananto, surat kedua itu baru diterima dari Yayasan Tay Kak Sie beberapa hari lalu, saat ini sudah didisposisikan ke Dinas PSDA danESDM.
 
‘’Sehingga kami belum bisa memastikan kapan pembongkaran replika Kapal Cheng Ho di penampang basah Kali Semarang itu (dilakukan),’’ katanya.
 
Adi Trihananto mengakui, setelah surat permohonan pertama ditolak, yayasan kembali mengajukan surat permohonan perpanjangan waktu bongkar. Surat permohonan itu belum dijawab karena baru akan dibahas.
 
Sebelumnya, Adi Trihananto mengatakan perpanjangan waktu bongkar tidak bisa diberikan. ‘’Tetap tidak bisa, karena schedule formasi normalisasi sungai sudah kita mulai di Kali Asin, jadi tidak mungkin (perpanjangan),’’ katanya menjawab permohonan perpanjangan waktu bongkar yang pertama.
 
Dari hasil keputusan rapat internal,  pemkot tetap akan melakukan pembongkaran. Yayasan diberi waktu membongkar sendiri hingga minggu pertama bulan Oktober. Jika tidak maka akan dijalankan pembongkaran paksa.
 
Alasan meminta perpanjangan waktu bongkar karena menunggu peringatan pendaratan Laksamana Cheng Ho di Semarang, tidak bisa diterima. ‘’Setiap tahun kan ada peringatan itu (pendaratan Laksamana Cheng Ho), kalau begitu tidak dibongkar-bongkar dong,’’ tegasnya. (MS-13)
 

You might also like

Comments are closed.