Pemkot Tegaskan Nilai UMK Sudah Ideal

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang menegaskan Upah Minimum Kota (UMK) Semarang tahun 2017 sebesar Rp 2,125 juta sudah ideal. Bagi perusahaan yang merasa keberatan dan belum dapat melaksanakan pembayaran sesuai UMK dapat mengajukan penangguhan.

Aksi buruh di Semarang pada 10 November 2015. Pemkot menilai UMK 2017 sebesar Rp 2,125 juta sudah ideal. Foto: metrosemarang.com/dok

Nilai UMK tersebut sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jateng. Tentunya sudah melewati proses-proses yang seharusnya sesuai aturan. Pemkot Semarang sendiri hanya mengajukan nilai tetapi yang putuskan Gubernur.

”Pemkot mengajukan tengah-tengah dari usulan UMK pihak pengusaha dan pekerja. Tahun sebelumnya naik 18% sedangkan tahun 2017 hanya naik sekitar 11%,” kata Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kamis (2/3).

Ita-sapaan akrabnya, mengatakan nilai UMK tersebut masih ideal. Mengingat di Jakarta malah sudah di atas Rp 3 juta. Sedangkan di Kota Semarang masih sekitar Rp 2 juta, sehingga masih reasonable. Karena Semarang kota metropolitan dan Ibu Kota Provinsi Jateng.

”Tentunya tidk bisa disamakan dengan daerah atau kota-kota kecil lainnya. Biaya hidup di Kota Semarang pasti lebih tinggi,” katanya.

Menurutnya, jika pemkot menyesuaikan dengan keinginan pengusaha pasti maunya nilai UMK rendah. Sebaliknya, kalau menyesuaikan para pekerja pasti maunya tinggi. Karena itu, langkah pemkot sudah tepat dengan mengambil tengah-tengahnya yaitu naik sekitar 11%.

Bagi pengusaha yang merasa keberatan dengan nilai UMK tersebut, Ita mengatakan ada mekanisme yang dapat ditempuh. Bisa mengajukan penangguhan pembayaran sesuai UMK sesuai syarat yang ditentukan.

”Tapi sampai sekarang belum ada yang mengajukan penangguhan. Jadi, tidak semua pengusaha keberatan dengan nilai UMK 2017,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono mengatakan menghormati keberatan dari Apindo. Tentunya ada mekanisme hukum yang bisa ditempuh. Tapi pihaknya menegaskan mengapresiasi langkah yang sudah diambil pemkot terkait UMK 2017.

”Kami apresiasi wali kota. Ini keberpihakan yang tepat untuk masyarakat dalam kondisi ekonomi seperti ini. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan UMK,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.