Pemkot Terjunkan Tim Inventarisasi Kerusakan Jalan Pantura

METROSEMARANG.COM – Cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir telah membuat jalur pantura Semarang mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerusakan jalan yang sudah terjadi selama beberapa minggu terakhir itu sering mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Banjir yang menggenangi Kaligawe mengakibatkan kerusakan di ruas jalan nasional tersebut. Foto: Instagram @lantaspolrestabessmg

Antrean panjang kendaraan angkutan barang seperti truk tronton juga sering terjadi akibat jalan terendam banjir. Di antara ruas jalan pantura yang rusak berat tersebut seperti di Jalan Raya Mangkang, Jalan Arteri Yos Sudarso, dan Jalan Raya Kaligawe Genuk.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Semarang menyatakan belum dapat berbuat banyak lantaran terbatasnya kewenangan. Perbaikan dan perawatan jalan pantura tersebut merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat.

‘’Kami hanya dapat menyurati Satuan Kerja (Satker) Balai Jalan Nasional Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk dapat melakukan upaya perbaikan sementara di jalur pantura tersebut,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminnudin, Senin (26/2).

Menurutnya, cuaca ekstrem yang melanda pesisir pantai utara Pulau Jawa memang telah menyebabkan kerusakan dan berdampak ke semua sektor, salah satunya seperti kerusakan jalan akibat sering terendam banjir.

Sementara untuk kerusakan jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Semarang, Iswar menegaskan sudah dilakukan inventarisasi dan sebagian sudah dilalukan penambalan untuk jalan yang berlubang.

‘’Sedikitnya ada 27 tim yang kami bentuk untuk menyisir jalan-jalan yang mengalami kerusakan untuk ditambal ulang,’’ katanya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Agung Budi Margono mengatakan, Saker Jalan Nasional Binamarga harus segera mengambil tindakan sementara terkait kerusakan di jalur pantura Kota Semarang, seperti di Jalan kaligawe.

Sebab, banyaknya jalan yang berlubang akibat genangan air itu dikhawatirkan akan dapat menimbulkan banyak korban, baik kendaraan rusak maupun korban jiwa. (duh)

You might also like

Comments are closed.