Pemuda Bertato Tewas Menggantung di Kamar Kos

Polisi memeriksa jasad Agus yang ditemukan tewas di kamar kosnya, Senin (10/8) sore. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Polisi memeriksa jasad Agus yang ditemukan tewas di kamar kosnya, Senin (10/8) sore. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Seorang pemuda ditemukan tewas mengenaskan di sebuah rumah kos di Jalan Brotojoyo Timur IV RT 5 RW 2, Panggung Kidul, Semarang Utara, Senin (10/8) sore. Pria yang diketahui bernama Agus Wien Antono (28) itu tewas dalam keadaan menggantung pada seutas tali warna biru yang terikat pada ventilasi di dalam kamar kosnya.

Jasad warga Jalan Bukit Bringin Timur Dalam II RT 12 RW 10 Kel Gondoriyo Ngaliyan itu pertama kali ditemukan salah seorang temannya yang bernama Niko Saputra (22) sekira pukul 15.00. Niko yang hendak menemui korban justru kaget melihat korban sudah dalam kondisi tak bernyawa terjerat tali berwarna biru.

“Saya mau ketemu sama Agus (Korban-red), sudah janjian jam tiga. pas saya buka pintu kamarnya, dia sudah tergantung di ventilasi,” kata Niko di lokasi Kejadian.

Mendapati jasad korban, Niko pun lari ketakutan dan memberitahu teman-teman serta warga di sekitar lokasi kejadian. Oleh warga kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.

Sebelumnya, sejumlah teman-teman korban yang mengecek kondisi korban sempat memotong tali yang menjerat di leher leher korban karena merasa kasihan. Korban yang memiliki tato di lengan kirinya itu kemudian dibaringkan di tempat tidurnya. “Korban diturunkan bersama-sama. Pada tidak tega,” imbuh Niko.

Sementara itu, aparat Mapolsek Semarang Utara dan tim Inafis Polrestabes Semarang yang datang di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi terhadap jasad korban yang sudah terbaring di atas kasur. Polisi juga langsung meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Dugaan awal tewas gantung diri. Untuk lebih pasti menunggu hasil pemeriksaan dokter,” kata salah seorang petugas di lokasi.

Selanjutnya, guna mengetahui penyebab utama tewasnya pemuda pengangguran tersebut, jasad korban di bawa ke RSUP Kariadi Semarang untuk diautopsi. (yas)

You might also like

Comments are closed.