Pemudik Diimbau Hindari Jatingaleh saat Mudik Lebaran

METROSEMARANG.COM – Pembangunan underpass Jatingaleh diperkirakan belum akan selesai untuk dapat digunakan sebagai arus mudik Lebaran pada sekitar bulan Juni mendatang. Sebagai antisipasi kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran, Pemkot Semarang mengimbau masyarakat untuk menghindari titik di Jatingaleh tersebut.

Kemacetan di Jatingaleh imbas pambangunan underpass. Foto: metrosemarang.com/dok

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyampaikan kekecewaannya karena progres pembangunan underpass oleh kontraktor masih di bawah target. Dikhawatirkan saat terjadi arus mudik dan balik Lebaran underpas tersebut kondisinya sama sekali belum dapat dilewati kendaraan. Sehingga justru rawan sekali menimbulkan kemacetan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, proyek underpass Jatingaleh saat ini sudah hampir selesai. Pekerjaan fisiknya sudah mulai dilakukan kegiatan finishing. Karena masih dalam proses maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari melewati titik jalan di Jatingaleh ini.

”Jadi yang biasanya turun lewat Gombel, sebisa mungkin tidak lewat itu, tapi bisa lewat tol Gayamsari atau tol Krapyak, memang akan lebih jauh, tapi bisa menghindari kemacetan. Tapi kalau masyarakat tidak berkenan terlalu jauh, ya silakan lewat Gombel,” katan wali kota yang disapa Hendi, Rabu (3/5).

Jika tetap lewat Gombel, pihaknya menyatakan memohon maaf jika para pemudik terjebak kemacetan di wilayah Kota Semarang, khususnya di daerah Jatingaleh. Karena saat Lebaran pembangunan underpass Jatingaleh masih dalam penyelesaian yang ditargetkan baru akan selesai pada Oktober atau November mendatang.

”Kami atas nama pemerintah mohon maaf kalau macet, karena saat Lebaran nanti posisinya masih dalam penyelesaian aktivitas kegiatan fisik yang diperkirakan baru akan selesai Oktober atau November 2017. Tapi setelah Oktober pasti kegiatan akan berjalan baik tidak ada lagi kemacetan di Jatingaleh,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.