Pemusnahan Naskah UN, Disdik Semarang Tunggu Instruksi Pusat

Konvoi kelulusan siswa SMA sederajat, Jumat (15/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Konvoi kelulusan siswa SMA sederajat, Jumat (15/5). Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang belum melakukan pemusnahan naskah ujian nasional (UN). Saat ini, naskah UN tersebut masih berada di masing-masing sub-rayon.

Seperti diketahui, Mendikbud Anies Baswedan meminta agar seluruh naskah UN dimusnahkan usai digunakan. Menteri menegaskan soal ujian itu hanya bisa digunakan bagi orang yang memiliki otoritas.

Dalam praktiknya, sampai saat disdik kota belum mendapat perintah resmi untuk pemusnahan tersebut. “Kami menunggu komando dari pusat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, Senin (18/5).

Dia menambahkan, saat ini naskah UN masih berada pada masing-masing sub-rayon. Di Semarang, terdapat sembilan sub-rayon, yakni SMA Negeri 1, 2, 3 dan SMA Negeri 6 membawahi area SMA. SMK Negeri 1, 4, 6 dan SMK Pelita Nusantara membawahi area SMK, serta SMA 15 membawahi area MA dan sebagian SMA.

Hasil UN SMA/SMK sederajat diumumkan secara serentak pada Jumat (15/5) pukul 15.00 melalui tiga cara. Yakni, dengan mengundang siswa atau orang tua ke sekolah, mengumumkan lewat situs sekolah, dan mengirim lewat pos. Tahun ini, angka kelulusan mencapai 99,94 persen, dengan 14 siswa tidak lulus. (MS-06)

You might also like

Comments are closed.