Penanganan Katarak di Semarang Baru 20 Persen

METROSEMARANG.COM – Kasus penyakit katarak di Kota Semarang tercatat sebanyak 4.010 kasus. Dari jumlah tersebut, penanganan melalui operasi mencapai 829 orang atau 20 persen.

Kepala DKK Semarang Widoyono. Foto: metrosemarang.com/adhi permana widodo

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang tahun 2016, jumlah penderita katarak didominasi oleh masyarakat dengan kelompok usia 44-64 tahun.

Kepala DKK Semarang, dr. Widoyono, MPH menyatakan, penyebab penyakit katarak sendiri dikarenakan faktor umur, infeksi, atau faktor yang lain. “Sementara operasi ini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan kebutaan, karena semakin lama penglihatan akan semakin rabun,” kata dia saat ditemui metrosemarang.com, belum lama ini.

Ia juga menjelaskan, kegiatan operasi rutin pun sudah dilakukan oleh pemerintah sebagai salah satu usaha untuk memulihkan penyakit katarak. Pihaknya juga mengapresiasi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan instansi kesehatan swasta yang menyelenggarakan operasi katarak secara gratis.

“Kami menyambut baik gerakan seperti ini. Di satu sisi, pihak swasta turut mendukung upaya penanganan katarak,” jelasnya. (MG-01)

You might also like

Comments are closed.