Penegakan Larangan Parkir Simpang Lima Jangan Tebang Pilih

METROSEMARANG.COM – Penerapan larangan parkir mobil dan motor di kawasan Simpang Lima mulai pukul 05.00-21.00 didukung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang. Namun diharapkan kegiatan tersebut jangan hanya sebuah gebrakan yang bersifat sesaat.

Penertiban parkir di Simpang Lima. Foto: metrosemarang.com/dok

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Muallim mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang juga diminta menyediakan kantong-kantong parkir yang memadai dan representatif di sekitar kawasan Simpanglima. Serta sebelumnya penerapan larangan parkir sudah dilakukan kajian yang matang.

“Prinsipnya kami sebagai mitra Dishub Kota Semarang sangat mendukung pemberlakuan larangan parkir, akan tetapi masyarakat kita yang mau ke Simpanglima juga harus tetap disediakan kantong-kantong parkit yang memadai sehingga Simpang Lima tetap menjadi jujukan masyarakat,” katanya, Senin (15/1).

Anggota Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan, bahwa kebijakan larangan parkir di pusat Kota Semarang ini jangan sampai hanya untuk pencitraan yaitu hanya sebuah gebrakan yang bersifat sesaat. Setelahnya tidak ada penindakan bahkan pembiaran terhadap kendaraan yang parkir di Simpanglima.

Jika hal tersebut terjadi, dia mengingatkan bahwa penerapan larangan parkir justaru nantinya akan menimbulkan problem baru. Yang tidak kalah penting juga, tegasnya, adalah bener-benar ditegakkan aturan yang jelas dan sanksi yang tegas tanpa tebang pilih.

“Kalau ada yang melanggar kemudian penegakannya tebang pilih masyarakat pasti akan protes. Selain itu titik yang dilarang parkir juga harus jelas, dipasang rambu, dan dikasih petugas jaga,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.