Penempatan Lokasi Bazar Ramadan Pemkot Menuai Kritikan

Bazar Ramadan di Balai Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Bazar Ramadan di Balai Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Dengan adanya Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Semarang, beberapa warga merasa terbantu untuk membeli kebutuhan pokok. Terlebih lagi, harga kebutuhan pokok di luar bazar relatif lebih tinggi.

Suparno salah satunya, dia menenteng dua paket sembako yang baru saja dia beli seharga masing-masing Rp 50.000. Dengan wajah sumringah, dia keluar dari area bazar.

“Sangat terbantu. Kalau di luar saya tidak tahu persis harganya berapa, tetapi yang jelas kalau di sini harganya lebih murah,” kata dia, Rabu (1/7) di lapangan basket SMAN 3 Semarang.

Di sisi lain, lokasi bazar yang berada di lingkungan Pemkot Semarang mendapat kritikan dari Dosen Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno. Menurutnya penempatan Bazar Ramadan lebih menguntungkan pegawai Pemkot yang juga akan membeli paket sembako murah.

“Seharusnya ditaruh di kantong-kantong miskin di Semarang. Kalau di halaman Pemkot, yang beli justru para pegawai Pemkot,” ujarnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.