Pengelolaan Eks Wonderia Tunggu Pengesahan BUMD

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang belum punya rencana pembangunan di eks tempat wisata Wonderia, di komplek Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Namun penjajagan mencari investor yang nanti akan mengelola eks Wonderia sudah dilakukan.

Penyegelan Wonderia, Kamis (16/2). Pemkot belum punya rencana terkait pengelolaan aset lahan eks Wonderia. Foto: metrosemarang.com/dok

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, lokasi eks Wonderia di komplek TBRS nantinya harus menjadi aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Tahun ini Pemerintah Kota Semarang sudah mendirikan BUMD yang bernama PT Bhumi Pandanaran Sejahtera.

”Nah nanti yang mengelola (eks Wonderia) biar BUMD Kota Semarang. Eks Wonderia nantinya harus menjadi bagian dari aset BUMD,” katanya, Senin (23/10).

Menurutnya, perjanjian bisnis to bisnis akan lebih simpel jika dilakukan dengan perusahaan daerah atau perusda, dalam hal ini BUMD milik Kota Semarang. Kalau dengan pemerintah aturannya cukup rumit dan cukup susah dalam kerjasama pengelolaan asetnya.

”Bangunan yang ada di Wonderia saat ini adalah milik PT Smart, karena perusahaan swasta itu sudah selesai (kerjasama dengan pemkot). Mereka harus melengkapi kewajiban bayar pajaknya Rp 2,5 miliar, baru aset yang ada di Wonderia itu boleh diambil,” katanya.

Jadi kalau mereka nanti sudah selesai membayar, lanjutnya, dipersilakan jika mau mengambil aset. Sedangkan terkait investor yang akan mengelola eks Wonderia sudah mulai dilakukan penjajagan. (duh)

You might also like

Comments are closed.