Pengembang Perumahan Serahkan 16.568 M2 PSU ke Pemkot

serah terima aset kepada Pemkot Semarang. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Serah terima aset kepada Pemkot Semarang. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Pengembang perumahan dan permukiman di Kota Semarang menyerahkan lahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang total seluas 16.568 meter persegi (m2). PSU itu akan segera dilakukan pencatatan asset sebagai Daftar Barang Milik Daerah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, sejak tahun 2009 sampai 2013 PSU yang diserahkan pengembang sudah mencapai seluas 1.302.336 m2. Dengan tambahan penyerahan di 2014 ini total telah menjadi 1.318.904 m2. Setelah penyerahan PSU ini akan dikelola dengan baik.

‘’Jumlah tersebut bukan jumlah yang kecil, terlebih semuanya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Ini merupakan tantangan bagi kami ke depan melakukan pengelolaan pembangunan yang lebih baik,’’ ujar wali kota saat sosialisasi dan penyerahan PSU perumahan dan permukiman, Selasa (23/12).

Pascapenyerahan PSU, akan segera dilakukan pencatatan asset ke dalam Daftar Barang Milik Daerah Kota Semarang. Menurut wali kota, pengelolaan PSU ini nantinya dapat dilakukan pengelolaan bersama pemerintah, pengembang dan masyarakat. Untuk itu dia mengajak seluruh masyarakat khususnya para pengembang perumahan, ikut serta dalam menjaga dan merawat PSU. ‘’Syukur-syukur dapat ikut mengembangkannya sesuai dengan tuntutan perubahan zaman nantinya,’’ katanya.

Sejumlah pengembang perumahan yang menyerahkan PSU tersebut, di antaranya Perumahan Puri Bukit Ngaliyan yang terletak di Kelurahan Wates Kecamatan Ngaliyan. Pengembang perumahan ini akan menyerahkan lahan seluas 6.004 m2 yang terdiri dari jalan dan tanah. Tanah tersebut bersertifikat hak milik nomer 2623 seluas 163 m2 dan nomer 2614 seluas 117 m2.

Pengembang Perumahan Mangunsari Asri di Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunungpati akan menyerahkan lahan seluas 8.124 m2. Yang terdiri dari jalan dan tanah bersertifikat hak milik nomer 2617 seluas 669 m2, nomer 2637 seluas 155 m2, dan nomer 2269 seluas 80 m2.

Kemudian pemilik lahan di lingkungan Jalan Dewi Sartika Timur V RT02 RW 05 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati akan menyerahkan lahan seluas 2.440 m2. Terdiri dari jalan dan tanah bersertifikat hak milik nomer 3904 seluas 62 m2, nomer 3905 seluas 122 m2, nomer 3909 seluas 408 m2, nomer 3910 seluas 224 m2 nomer 3917 seluas 95 m2, serta nomor 4070 seluas 80 m2.

Wali kota mengimbau kepada pengembang untuk dapat menyerahkan dalam bentuk sertifikat, mengingat pentingnya kebutuhan informasi kepemilikan dalam penyerahan PSU, dan mempermudah proses pencatatan sebagai asset dan proses balik nama. (ade/MS-13)

You might also like

Comments are closed.