Pengoplos Elpiji di Anjasmoro Ternyata Residivis Kasus Narkoba

Alat hisap sabu yang ditemukan di rumah pengoplos elpiji di Perumahan Puri Anjasmoro. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Alat hisap sabu yang ditemukan di rumah pengoplos elpiji di Perumahan Puri Anjasmoro. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Yogi Kristaniscaya (38) sudah ditetapkan tersangaka oleh penyidik Polrestabes Semarang. Warga komplek Perumahan Puri Anjasmara A5, No.16, Semarang itu dianggap bertanggung jawab atas praktik pengoplosan ratusan tabung gas elpiji bersubsidi ke dalam tabung nonsubsidi.

“Tersangka sudah kami tetapkan tersangka. Sudah dilakukan penahanan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto, Jumat (14/8).

Menurut Sugiarto, praktik yang dilakukan tersangka sudah melanggar hukum. Tersangka diketahui menimbun ratusan tabung gas tanpa izin dan memindah isi tabung dengan ukuran yang tidak tepat.

“Tersangka belajar dari temannya. Isi tabung gasnya juga belum tentu sesuai,” imbuhnya.

Sementara, terkait penemuan bong di rumah tersangka saat ini masih ditangani Satresnarkoba. Pelaku ternyata diketahui sebagai residivis kasus narkoba.

Kasat Narkoba AKBP Eko Hadi Prayitno mengatakan tersangka sudah melakukan tes urin. Namun tes urin tersangka diketahui negatif.

“Tersangka merupakan residivis kasus narkoba. Kami sudah tes urin dan hasilnya negatif. Namun masih akan kami kembangkan terkait temuan bong di rumah tersangka,” kata Eko. (yas)

You might also like

Comments are closed.