Pengubur Bayi di Sampangan Tertangkap

METROSEMARANG.COM – Aparat Polsek Gajahmungkur dan Polrestabes Semarang akhirnya menangkap MS (23) dan AIS (21), kekasihnya. Mereka adalah pasangan muda yang mengubur bayi perempuan di lahan kosong milik Rum Haryono (61), di Jalan Menoreh Utara IV A, Sampangan, Gajahmungkur pada Rabu (23/3) lalu.

Kedua pasangan yang masih berstatus mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Swasta di Semarang kini sudah mendekam di sel tahanan. MS mendekam di sel tahanan Mapolsek Gajahmungkur sementara AIS dititipkan di Lapas Wanita Bulu Semarang.

Petugas Inafis Polrestabes Semarang memeriksa janin yang ditemukan di Sampangan. Foto: metrosemarang.com/MS-02
Petugas Inafis Polrestabes Semarang memeriksa janin yang ditemukan di Sampangan. Foto: metrosemarang.com/MS-02

“Sebelumnya yang perempuan menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Setelah kondisinya membaik baru kami titipkan di Lapas wanita Bulu,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto, Kamis (31/3).

Kedua pasangan muda tersebut dijerat Undang-undang Perlindungan Anak pasal 80 dan 77. “Untuk lain-lain masih dalam pengembangan,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, AIS merupakan penghuni kos yang berjarak 5 meter dari lokasi temuan itu. Dia penghuni kos milik Mulyadi (58), sama dengan mahasiswi berinisial LF yang awalnya dicurigai lantaran di depan kamar mahasiswi yang sedang KKL di Bali ditemukan bercak darah kering. LF menghuni kamar di lantai bawah sedangkan AIS di lantai atas. (MS-02)

You might also like

Comments are closed.