Pengusaha Keberatan Sistem Prabayar Kerjasama dengan Pemkot

Panitia Kerja (Panja) Pendapatan Kerjasama Pihak Ketiga melakukan peninjauan aset Pemkot yang berada di Kompleks Plasa Simpang Lima, Senin (18/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Panitia Kerja (Panja) Pendapatan Kerjasama Pihak Ketiga melakukan peninjauan aset Pemkot yang berada di Kompleks Plasa Simpang Lima, Senin (18/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Panitia Kerja (Panja) Pendapatan Kerjasama Pihak Ketiga melakukan peninjauan terhadap aset milik Pemerintah Kota Semarang. Salah satunya yang berada di Kompleks Plasa Simpang Lima Semarang.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Agung Budi Margono, peninjauan kali ini juga untuk melihat kondisi aset milik Pemkot tersebut dan akan diperpanjang atau tidak.

“Hasil peninjauan kami, aset yang dimiliki Pemkot seperti pertokoan dan lahan parkir masih terkelola secara baik oleh pihak ketiga,” ujarnya di sela-sela peninjauan, Senin (18/5) siang.

Dengan melakukan peninjauan langsung, diharapkan legislatif mendapat data tentang aset terkait. Menurutnya, kerjasama yang akan datang tentu saja harus memperhatikan secara serius mengenai kondisi ekonomi yang ada sehingga nantinya roda ekonomi berjalan sesuai perkiraan.

Dia menambahkan, banyak menerima masukan dari para pengusaha terkait regulasi yang baru. Mereka menyatakan sedikit keberatan dengan mekanisme pembayaran yang akan diterapkan untuk periode selanjutnya.

“Kalau dulu pembayaran dilakukan dengan cara diangsur. Tetapi kalau sekarang pembayaran kerjasama harus dibayar di muka. Itu agak memberatkan bagi para pengusaha,” kata politisi PKS tersebut. (ade)

You might also like

Comments are closed.