Pengusaha Semarang Diundang ke Festival Indonesia di Rusia

METROSEMARANG.COM – Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi berkunjung ke Kota Semarang, Senin (20/2). Kedatangannya bertujuan untuk mengundang sejumlah pengusaha di Kota Semarang berpartisipasi dalam Festival Indonesia 2017 di Moscow, Rusia pada Agustus mendatang.

Duta Besar RI untuk Rusia memberikan penjelasan kepada Wali Kota Semarang soal acara Festival Indonesia yang diselenggarakan di Rusia, Agustus mendatang. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kunjungan ini seolah menegaskan Kota Semarang sedang menjadi perhatian dunia. Sebab sebelumnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda,Mariette Jet Bussemaker  juga berkunjung ke Ibu Kota Jawa Tengah ini pada pekan kemarin.

Mohamad Wahid Supriyadi mengungkapkan bahwa banyak potensi di Indonesia yang disukai oleh warga Rusia. Seperti gamelang, wayang, batik hingga nasi goreng, sate, pisang goreng, dan lainnya.

“Dari penyelenggaraan Festival Indonesia tahun lalu, menunjukkan tingginya animo masyarakat Rusia terhadap hal-hal terkait Indonesia. Seperti gamelan, wayang, dan batik. Banyak orang yang membeli batik sampai ngantri. Bahkan nasi goreng, sate, pisang goreng, dan kerupuk sampai ludes!,” ujarnya.

Dari hal tersebut, pihaknya melihat ada peluang di sektor bisnis untuk segala potensi yang dimiliki Indonesia. Khususnya dari Semarang seperti furniture, batik, teh dan kopi.

“Saat ini makanan Jepang dan Vietnam sudah menyerbu dan mendapatkan respon yang baik, tapi makanan Indonesia belum ada sama sekali. Maka manfaatkan peluang ini, mumpung belum banyak pesaing yang masuk ke sana,” katanya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi langsung menyambut baik hal tersebut. Didampingi Ketua Kadin Jawa Tengah dan sejumlah pengusaha di Semarang, ia memaparkan sejumlah keunggulan potensi dan fasilitas yang dimiliki Kota Semarang.

Saat ini, kata dia, Kota Semarang bersanding bersama 3 kota metropolitan lainnya sebagai kota terbaik, yang dibuktikan dengan diterimanya penghargaan Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) Award 2016.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan kinerja pemerintah daerah dan pembangunan pada 4 bidang yakni Infrastruktur, Investasi, Pariwisata, dan Pelayanan Publik

“Untuk itu, kami menyambut baik tawaran tersebut. InshaAllah kami akan memenuhi undangan untuk menghadirkan sejumlah pengusaha melalui Kadin dalam festival tersebut,” kata wali kota yang disapa Hendi.

Semarang, lanjutnya, sebagai salah satu kota dengan letak yang strategis di pulau jawa berkeinginan untuk membuka aksesibilitas seluas-luasnya dalam hal investasi. Pihaknya mempermudah akses investasi di Semarang dengan menerapkan sejumlah aplikasi online khususnya terkait perijinan agar cepat, terukur, dan transparan.

“Melalui sejumlah aplikasi online yang merujuk Kota Semarang sebagai Smart City, Pemkot berupaya mempermudah perijinan, pelayanan publik serta mencegah tindakan pungutan liar,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.