Penulis Buku ‘Tragedi Incest Adam dan Hawa’ Siap Ladeni Gugatan FPI

Ahmad Fauzi, penulis buku 'Tragedi Incest Adam dan Hawa' siap ladeni gugatan FPI. Foto: metrosemarang.com/dok elsaonline
Ahmad Fauzi, penulis buku ‘Tragedi Incest Adam dan Hawa’ siap ladeni gugatan FPI. Foto: metrosemarang.com/dok elsaonline

 

METROSEMARANG.COM – Ahmad Fauzi, si penulis buku kontroversial berjudul ‘Tragedi Incest Adam dan Hawa & Nabi Kriminal’ ternyata tercatat sebagai lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo tahun 2005 silam. Fauzi sapaan akrabnya mengakui telah menulis beberapa status di dua media jejaring sosial tentang penggalan-penggalan isi buku ‘Tragedi Incest Adan dan Hawa’.

“Saya tulis di Facebook dan Twitter sebagai ringkasan statemen-statemen dari buku saya,” tutur penulis kelahiran 11 Juli 1979 itu kepada wartawan, Senin (12/10).

Dalam bukunya itu, lelaki yang masuk UIN pada 1999 ini menuliskan pandangan bahwa Nabi Muhammad Saw mendapat wahyu melalui proses kesurupan. “Ternyata ada ayat dalam Surat Assyu’ara ayat 193 yang menyatakan Nazala bihi ruhul aminu ala qalbika li takuna minal mundhirin. Ruhul amin atau roh terpercaya masuk ke dalam diri nabi,” terang Fauzi.

“Jadi dalam proses pewahyuan nabi kerasukan roh,” imbuhnya. Dalam masyarakat primitif pun, kata dia, orang yang dimasuki roh merupakan ciri orang kesurupan.

Atas pedoman Surat Assyu’ara itulah, ia justru menantang balik Front Pembela Islam (FPI) untuk menunjukkan bukti statemen mana yang dianggap melakukan pembelokan akidah. “Saya menulis itu ada argumentasinya, ada pemikirannya, ada literaturnya. Jadi tidak asal mengotori. Memang saya menggunakan juga bahasa ‘nabi kriminal’,” tutur Fauzi.

Ia pun siap apabila aparat kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap dirinya. Ia akan menghadapi segala tuntutan apapun dengan sekuat tenaga. “Sekuat tenaga akan saya hadapi,” tutupnya.

Bukan kali ini saja karya Fauzi menuai kontroversi. Sebelumnya, bukunya yang berjudul Agama Skizofrenia juga mendapat tentangan dan sempat disidang oleh MUI Jawa Tengah. Saat itu, Fauzi disidang MUI Jateng lantaran berpendapat bahwa Nabi Muhammad SAW adalah gila.

Seperti diberitakan, buku karangan Fauzi yang berjudul ‘Tragedi Incest Adam dan Hawa dan Nabi Kriminal’ diprotes oleh FPI lantaran dianggap menghina agama Islam. Akibatnya, Ahmad Fauzi, si penulis buku kontroversial itu kini harus berurusan dengan penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.

Adalah Ketua Tim Advokasi Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah, Zainal Abidin Petir yang melaporkan si penulis buku tersebut kepada aparat kepolisian, pada Jumat (9/10) pekan lalu.

Zainal mengatakan, Fauzi melanggar Undang-undang (UU) Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), di mana ia menemukan ulah Fauzi telah melakukan penghinaan agama via jejaring sosial Facebook dan Twitter. (far)

You might also like

Comments are closed.