Perahu Ngadat, Hendi dan Ganjar ‘Ngos-ngosan’ Beri Sambutan di Banjir Kanal Barat

Perahu karet yang ditumpangi Wali Kota Hendrar Prihadi terpaksa didorong menuju panggung utama Festival Banjir Kanal Gemerlap, Sabtu (30/5) malam. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Perahu karet yang ditumpangi Wali Kota Hendrar Prihadi terpaksa didorong menuju panggung utama Festival Banjir Kanal Gemerlap, Sabtu (30/5) malam. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Kejadian unik mewarnai Festival Banjir Kanal Gemerlap 2015, Sabtu (30/5) malam. Perahu yang ditumpangi Wali Kota Hendrar Prihadi dan Gubernur Ganjar Pranowo sama-sama ngadat saat menyeberangi Sungai Banjir Kanal Barat.

Kedua politisi PDI Perjuangan itu kembali tampil bersama, usai membuka Pameran Semarang Punya Cerita di Galeri Semarang, Kota Lama. Saat tiba di Banjir Kanal Barat, Hendi dan Ganjar didaulat untuk memberikan sambutan.

Keduanya harus menyeberang menggunakan perahu karet karena lokasi ruang tunggu VIP berada di sisi barat sungai. Sedangkan, mereka harus memberi sambutan di panggung utama yang berada di sisi timur.

Hendi mendapat giliran pertama untuk memberi sambutan. Namun, belum separuh perjalanan, perahu yang ditumpanginya tiba-tiba mogok. Sejumlah petugas SAR harus turun tangan untuk mendorong tumpangan orang nomor satu di Semarang itu.

“Benar-benar penuh perjuangan untuk memberi sambutan di even Banjir Kanal Gemerlap kali ini, sampai ngos-ngosan. Kreativitas masyarakat Semarang memang harus diapresiasi,” ujar Hendi sebelum memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Hendy menyampaikan bahwa sebagai puncak acara dalam rangka HUT ke-468 Semarang, Festival Banjir Kanal Gemerlap kali ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk lebih menyadari keindahan-keindahan yang dimiliki Kota Semarang.

“Banjir Kanal salah satu aset Kota Semarang yang sangat bagus, mari kita merawatnya, menjaga kebersihan, keindahan, dan keamanan. Sekarang ini juga pas di momen Hari Air se-Dunia, semoga kita lebih sadar lagi tentang pembuangan sampah agar tidak sembarangan, atau bahkan mengotori kali Banjir Kanal ini dan lainnya,” ujar Hendi.

Setelah Hendi, giliran Ganjar yang memberi sambutan. Ternyata, nasib Gubernur Jateng ini tak lebih baik ketimbang Wali Kota Semarang. Perahunya juga ngadat di tengah sungai. “Jebule benar-benar perjuangan. Tapi Semarang memang hebat inovasinya,” puji Ganjar.

Mantan anggota DPR ini juga memuji Kota Semarang yang bergeliat dan rutin menggelar even-even besar yang bisa mengundang wisata luar daerah bahkan asing untuk berkunjung. “Kalau acaranya menarik dan ramai, pasti banyak wisatawan yang datang. Keuntungan juga akan dirasakan dari pihak-pihak lain, seperti perhotelan, kuliner, atau lainnya,” ucapnya.

Ganjar pun berpesan kepada masyarakat agar menghemat air dan listrik. “Ojo boros-boros, karena ini mau musim kemarau. Air harus dihemat, listrik juga,” tandasnya. (ans)

You might also like

Comments are closed.