Perampok Toko Emas Brebes Sudah Beraksi di 3 TKP, Gasak Emas Senilai Rp 2 M

Polisi menunjukkan barang bukti emas yang disita dari komplotan perampok Ridwan cs. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Polisi menunjukkan barang bukti emas yang disita dari komplotan perampok Ridwan cs. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Sebelum melakukan aksi perampokan sadis di Toko Mas Jaya Putera, Bulukamba, Brebes, Selasa (16/6), keenam pelaku diketahui juga sudah pernah beroperasi di dua tempat lainnya. Total sudah tiga tempat yang disatroni komplotan Ridwan ini, yang kesemuanya merupakan toko emas.

Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Gagas Nugraha mengatakan, para pelaku mencari sasaran di wilayah Brebes dan sekitarnya. Pada September 2014 mereka menyatroni Toko Mas Surya Kencana di Bulakamba Brebes, serta Toko Mas Dedy Jaya, di Ketanggungan, Brebes pada Januari 2015 lalu.

Dalam setiap aksinya, mereka bertingkah seperti koboi berbahaya yang mengumbar peluru lewat senjata api. Mereka mengancam dengan melepaskan tembakan membabi buta ke atas.

“Senjata mereka tembakkan untuk menakut-nakuti. Yang terakhir satu warga terkena tembakan mereka, belum jelas peluru siapa yang mengenai warga itu,” kata Gagas di Mapolda Jateng, Kamis (18/6).

Keenam pelaku ditangkap dalam sebuah penggerebekan di kawasan Baturraden, Banyumas pada Rabu (17/6) dinihari atau beberapa jam setelah aksi terakhir di Bulukamba. Mereka adalah Arum Yusup (32) warga Tangerang, Ridwan (35) warga Jakarta Pusat, Asep (51) warga Cipondoh Tangerang, Anton Sujarwo (29) warga Bekasi, Muhammad Rofi (40) warga Kudus, dan otak perampokan yang merupkan pedagang helm bernama Hadi Handoyo (35) warga Jakarta Selatan.

Bersama para pelaku petugas juga mengamankan tujuh buah senjata api rakitan beserta amunisinya, tiga unit motor Satria FU merah B 3186 BIO, motor Satria FU hitam G 5969 QA dan Motor Jupiter MX merah E 4865 SU, serta mobil Avanza hitam B 1175 PKC yang digunakan sebagai sarana pelaku.

Polisi juga menyita lebih dari 3 kg emas senilai hampir Rp 2 miliar. “Sementara emas yang diamankan totalnya seberat 3 kg lebih dari tiga lokasi aksi mereka. Belum sempat dijual. Mereka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara,” papar Gagas. (yas)

You might also like

Comments are closed.